• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribunnews.com

Kesimpulan Status Kasus Rujab Bupati, Molor Lagi

Kamis, 1 November 2012 13:01 WIB
Kesimpulan Status Kasus Rujab Bupati, Molor Lagi
Kejari Logo

 
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
 
TRIBUNNEWS.COM  NUNUKAN- Rencana pihak Kejaksaan Negeri Nunukan menyampaikan kesimpulan penanganan kasus pembongkaran rumah jabatan Bupati Nuunkan, Kamis (1/11/2012) hari ini, ternyata molor. Sebelumnya janji serupa juga disampaikan pihak kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan Azwar mengatakan, saat ini ia sedang berada di Balikpapan. Sehingga kesimpulan penanganan kasus itu baru diambil setelah ia pulang ke Nunukan.

“Mudah-mudahan tidak ada halangan, tanggal 5 nanti sudah kita sampaikan kesimpulannya,” ujarnya, dihubungi melalui telepon selulernya, (1/1/2012).

Sebelumnya Azwar mengatakan, saat ini data-data yang telah dikumpulkan sedang ditelaah.

“Mudah-mudahan akhir bulan atau 1 Nopember sudah ada kesimpulan,” ujarnya, Selasa (30/10/2012) lalu.

Meskipun statusnya belum ditingkatkan ke penyelidikan, namun pihak kejaksaan sudah melihat ada indikasi pelanggaran prosedur terkait pembongkaran rumah jabatan Bupati Nunukan di Jalan Ujang Dewa, Sedadap, Kecamatan Nunukan Selatan.

“Indikasinya, dalam prosesnya itu, dalam prosedurnya ada indikasi pelanggaran,” ujarnya.

Sejumlah pejabat sudah dimintai klarifikasi terkait kasus tersebut. Seperti Asisten III Setkab Nunukan Abdul Karim, yang dimintai keterangan pekan lalu dan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Nunukan Zainuddin yang diminta keterangan Senin (15/10/2012) lalu.

Azwar menjelaskan, data dan keterangan yang dikumpulkan ini menyangkut prosedur dan pertimbangan dilakukannya pengahpusan aset tersebut.

“Prosedurnya bagiamana? Pertimbangannya apa? Itu yang kita telusuri. Sementara ini kita mendalami prosedur yang dilaksanakan,” ujarnya.

Pembongkaran rujab itu dilakukan seiring dengan akan dilaksanakannya rehab total rumah jabatan yang baru berusia sekitar tujuh tahun itu.

Untuk pengamatan dan penelitian kasus tersebut, Kejari Nunukan menurunkan dua orang jaksa.

Baca Juga :

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim
0 KOMENTAR
1091182 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas