• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Bea Cukai Nunukan Akan Koordinasi ke Dishutbun

Selasa, 6 November 2012 16:34 WIB
Bea Cukai Nunukan Akan Koordinasi ke Dishutbun
kebunrayaenrekang.com
Kayu hitam

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
 
TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN -- Penyidik Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC)  Tipe A3 Nunukan akan berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Nunukan untuk memastikan jumlah kubikasi kayu tegahan yang ditangkap, Senin (5/11/2012) kemarin.

Kasubsi Penyuluhan dan Pelayanan Informasi KPPBC Tipe A3 Nunukan Aris mengatakan, pihaknya masih menunggu keterangan dari pihak berwenang untuk menentukan banyaknya kayu yang menurut nahkoda kapal Bakti Bin Tajuddin (29) sebanyak tiga meter kubik kayu eboni atau kayu hitam.

“Itu menegah kayu di kapal yang menurut pengakuan juragan kapal sekitar tiga meter kubik. Itu baru pengakuan, sementara untuk menilai berapa kubik menjadi kewenangan Dishutbun. Kita masih menunggu Dishutbun,” ujarnya.

Jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kanwil DJBC Kalbagtim) yang bermarkas di Balikpapan, berhasil menggagalkan penyelundupan tiga kubik kayu eboni atau kayu hitam dari Desa Awesang, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah menuju ke Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia. Setelah melakukan penangkapan, kapal berikut nahkoda, tiga ABK maupun barang bukti kayu diserahkan ke KPPBC Tipe A3 Nunukan.

Saat ini nahkoda dan ABK yang ditangkap patroli Kapal BC 9003 di sekitar Pulau Sipadan, masih diamankan di KPPBC Tipe A3 Nunukan untuk proses penyidikan lebih lanjut. “Kita Bea dan Cukai melakukan proses, selanjutnya kita menyidik ABK dan nahkoda. Nanti kalau sudah selesai, kalau berkas penyidikan lengkap baru kita arahkan ke kejakasaan,” ujarnya.

Aris mengatakan, pelanggaran yang jelas-jelas dilakukan nahkoda dan ABK yakni membawa barang tanpa dokumen ekspor.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Kaltim
0 KOMENTAR
1106411 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas