Sabtu, 22 November 2014
Tribunnews.com

Penadah Mobil Curian Lintas Jatim Dibekuk

Kamis, 8 November 2012 13:19 WIB

TRIBUNNEWS.COM,PASURUAN - Nuruddin (50), pengusaha logam yang tinggal di Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan ini tak hanya meringkuk di balik jeruji besi atas dugaan kepemilikan sabu-sabu saja.

Namun, dari hasil penyelidikan jajaran Reskrim Polresta Pasuruan, Nuruddin juga tersangkut tindak pidana penadahan mobil curian.

Saat digerebek di rumahnya, Jumat (2/11/2012) lalu, polisi menemukan barang bukti berupa sabu-sabu di rumahnya. Dari kasus inilah, kemudian polisi mencurigai keberadaan mobil-mobil yang ada di rumahnya.

"Selain tersangkut kasus sabu-sabu, tersangka (Nuruddin) juga terjerat kasus penadahan mobil curian sesuai dengan Pasal 480 KUHP. Dari tangan tersangka, kami mengamankan 11 unit mobil curian," tandas Kasat Reskrim Polresta Pasuruan, AKP Bambang Sugeng, Kamis (8/11/2012).

Diterangkan Bambang, dari uji labfor fisik dan dokumen di Polda Jatim, diketahui mobil-mobil itu memiliki cacat fisik dan dokumen. Inilah yang menguatkan dugaan bahwa Nuruddin adalah pelaku penadahan mobil-mobil curian.

Penyelidikan ini makin terang, pasalnya Polresta Pasuruan menerima laporan dari Polsek Dukuh Pakis, Surabaya, terkait salah seorang warganya yang kehilangan pick up Suzuki Futura tahun 2005 dengan nopol Surabaya. Ternyata, pick up keluaran 2005 ini BPKB-nya diganti Nuruddin dengan menyebutkan keluaran 1997.

"Setelah dikroscek, ternyata pick up Suzuki Futura yang ditadah tersangka memang benar milik warga Dukuh Pakis, Surabaya," kata Bambang.

Tak hanya memalsu BPKB saja, Nuruddin juga memalsu nopol pick up Surabaya itu dengan nopol palsu P 9251 VB.

Dari hasil tadahan mobil curian asal luar Pasuruan ini, Nuruddin diduga sebagai penadah mobil curian lintas Jawa Timur. Sedangkan, terkait dugaan pemalsuan dokumen, apakah Nuruddin memiliki jaringan atau sebagai dalang, Polresta Pasuruan masih menyelidikinya.

"Untuk keterlibatannya dalam sindikat pemalsuan dokumen negara, kami masih menyelidikinya. Kini kami masih konsen menyelidiki 11 mobil hasil penadahan tersangka. Sementara masih satu mobil yang terungkap identitas dan pemiliknya," kata Bambang.

Sementara itu, dari pengakuan Nuruddin, ia mendapatkan pick up Suzuki Futura itu dari salah seorang kerabatnya. Ia mengaku tidak tahu-menahu asal-usul pick up tersebut.

Penulis: Yoni Iskandar
Sumber: Surya

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas