• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunnews.com

Dewan Adat Dayak Kaltim Kritik Mudahnya Pemberian Gelar Adat

Sabtu, 10 November 2012 08:16 WIB
Dewan Adat Dayak Kaltim Kritik Mudahnya Pemberian Gelar Adat
tribunnews.com/herudin
Tarian suku adat Dayak

TRIBUNNEWS.COM, SENDAWAR - Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Timur Edi Gunawan Areq Lung mengkritik keras terhadap setiap lembaga adat atau tokoh adat yang dengan gampangnya memberikan gelar adat kepada pihak-pihak luar yang dinilai tidak memberikan kontribusi apapun kepada masyarakat adat Dayak.

Selama ini ternyata di balik pemberian gelar, ada kepentingan terselubung. Sejatinya gelar diberikan kepada yang memiliki jasa bagi perkembangan adat itu sendiri.

"Makanya untuk di Provinsi Kaltim tidak gampang memberikan gelar adat kepada seseorang, makanya kalau hendak memberikan gelar ke seorang kita harus melihat apa kontribusi, kepentingan dan loyalitasnya bagi masyarakat Kaltim dan apakah asal-usulnya orang Kaltim baru kita pertimbangkan untuk memberikan gelar," ujar Areq Lung ketika ditanyakan sejumlah awak media terkait adanya kabupaten di Kaltim memberikan gelar adat kepada pejabat luar Kaltim.

Menurut Areq Lung, pemberian gelar adat Dayak itu ada tingkatannya.Tidak sembarang gelar diberikan, karena gelar itu ada yang namanya gelar kehormatan dan adanya gelar sangat sakral. Untuk gelar kehormatan diberikan kepada seseorang yang memiliki jasa dan lain-lain.

Untuk itu Areq Lung mengimbau kepada semua tokoh-tokoh adat di Kaltim, dalam memberikan gelar adat kepada seseorang terlebih dahulu dikoordinasikan supaya tidak terjadi pro dan kontra antara sesama karena gelar itu sangat sakral sekali. (*)

Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Tribun Kaltim
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas