• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunnews.com

Truk Tanki LPG Terbalik di Km 45, Balikpapan Macet Total

Sabtu, 17 November 2012 18:57 WIB
Truk Tanki LPG Terbalik di Km 45, Balikpapan Macet Total
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Beberapa petugas menyemprotkan air sebelum melakukan penarikan truk tangki LPG yang terguling di Jalan Soekarno-Hatta KM 45, Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (17/11/2012). Sebuah truk tangki dengan nopol KT 8851 MF yang mengangkut 13.000 kg LPG terguling karena sang supir mengantuk dan menyebabkan lumpuhnya lalu lintas Balikpapan-Samarinda serta arah sebaliknya dengan kemacetan mencapai sepanjang 8 km sejak Jumat (16/11/2012) pukul 23.30 Wita. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Januar Alamijaya

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN -- Arus lalu lintas dari arah Balikpapan menuju Samarinda dan sebaliknya mendadak lumpuh total  sekitar kurang lebih 14 jam lamanya ketika truk tanki bermuatan LPG seberat 13 ton terbalik di JL Soekarno Hatta km 45, Sabtu (17/11/2012) dini hari tadi.

Terbaliknya truk tanki  yang dikemudikan oleh Martin Wake, warga Kelurahan Selili, Samarinda itu tepat berda di tengah jalan sehingga manghalangi kendaraan yang akan melalui jalur penghubung utama antara dua kota tersebut.

Meski terbaliknya truk tanki milik PT Pertamina itu terjadi pada tengah malam, namun hingga pukul 12.00 siang aparat yang bertugas di lapangan belum bisa melakukan evakuasi terhadap truk nahas tersebut, karena khawatir akan berakibat fatal terhadap isi muatan yang merupakan barang mudah terbakar.

Untuk menjaga agar LPG yang berada di dalam tanki tidak meledak, aparat kepolisian bersama tim yang diturunkan dari Pertamina berusaha melakukan pendinginan, dengan menyiramkan air serta busa ke sekeliling mobil, sembari menunggu datangnya mobil crane yang akan melakukan evakuasi.

Akibat dari peristiwa itu antrean panjang terjadi di jalur tersebut, bahkan hingga tiga kilometer jauhnya menunggu aparat yang berwenang melakukan evakuasi.

Aris salah searang pengantre yang berada di lokasi mengatakan dirinya bersama istri sudah berada di tempat kejadian sejak pukul 12 malam, tadinya ia berniat membawa buah-buahan dari arah Samarinda menuju  ke Tanah Grogot.

Namun sesampainya di pertengahan jalan ia mendapati deretan mobil yang berjejer hingga ke tempat kejadian ini. Dirinya mengaku terpaksa menunggu hingga evakuasi tuntas karena jarak yang harus ditempuh terlalu jauh, jika harus memutar kembali ke Samarinda dan melewati jalaur alternatif.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Kaltim
0 KOMENTAR
1139481 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas