Rabu, 4 Maret 2015
Tribunnews.com

Fani Akui Minta Uang ke Bupati Garut untuk Renovasi Rumah

Jumat, 30 November 2012 04:00 WIB

Fani Akui Minta Uang ke Bupati Garut untuk Renovasi Rumah
Bupati Garut Aceng Fikri

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Fani Oktora (19), gadis belia yang dinikahi Bupati Garut Aceng Fikri selama empat hari, mengakui pernah meminta uang sebesar Rp 20 juta ke bupati yang saat itu masih suaminya. Uang itu digunakan Fani untuk memperbaiki rumah orang tuanya yang roboh karena telah rusak.

Hal itu dikatakan Ujang Sunaryo, juru bicara keluarga Fani pada Kamis (29/11/2012). Menurut Ujang, sesuai pengakuan Fani, uang itu terpaksa dimintanya untuk merenovasi rumah yang roboh bagian atapnya akibat termakan usia. Bahkan, saat akan mengambil uang itu, Fani disuruh suaminya saat itu untuk menemui adik Bupati Garut.

Namun, saat akan mengambil uang, Fani disuruh menandatangani surat pernyataan dalam sebuah kertas. Kejadian itu, sekitar beberapa hari setelah ada kabar perceraian melalui pesan singkat (SMS) dari suaminya.

"Fani mengatakan kepada saya, karena panik rumah roboh dan butuh uang untuk perbaikan rumah, surat itu tak dibacanya dan langsung menandatanganinya," terang Ujang, Kamis siang tadi.

Saat bersamaan dengan rumahnya yang roboh, ibunya Fani bernama Dedah (40) pun tengah sakit keras karena mendengar ada kabar anaknya diceraikan Bupati Garut.

"Sekarang akhirnya rumah belum beres, baru setengahnya dan ibunya masih sakit," ujarnya.

Namun, saat melihat dari beberapa media televisi, Bupati Aceng malah menunjukkan bahwa surat pernyataan itu dijadikannya untuk melindungi dirinya.

"Jadi, seolah-olah surat pernyataan itu sebagai alat bahwa Fani meminta uang itu untuk pernikahan sirinya. Sekarang gini, setelah ada cerai via SMS itu, dia (Aceng) belum pernah lagi bertemu Fani sampai sekarang ini," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Garut telah menikah lagi dengan gadis muda asal Limbangan, Garut. Namun, sang bupati langsung menceraikannya setelah empat hari dengan alasan istri barunya itu sudah tidak perawan lagi.

Editor: Willy Widianto
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas