Senin, 22 Desember 2014
Tribunnews.com

Bupati Garut Ceraikan Shinta Juga Lewat SMS

Kamis, 6 Desember 2012 17:34 WIB

Bupati Garut Ceraikan Shinta Juga Lewat SMS
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Bupati Garut, Aceng Fikri menjawab pertanyaan wartawan seusai melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Senin (3/12/2012). Aceng memenuhi panggilan gubernur terkait pernikahan siri dengan perempuan bernama Fani Oktora berusia 18 tahun yang hanya bertahan selama 4 hari. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

TRIBUNNEWS.COM KARAWANG,  - Pernyataan cerai Bupati Garut Aceng HM Fikri melalui pesan singkat atau SMS, ternyata bukan hanya kepada Fani Oktora (18), mantan istrinya asal Limbangan, Garut itu. Hal sama juga dilakukan pada mantan istri siri lainnya, Shinta larasati (22) dari Karawang. Perbedaannya adalah usia pernikahan Aceng dengan Shinta "cukup" lama, yakni dua bulan. Sedangkan Fani hanya empat hari.

Kus (50), salah seorang tetangga ayah Shinta, Bambang Koosbayono di Karawang, Jawa Barat, mengaku pernah menjadi saksi membaca isi pesan perceraian itu. Menurut Kus, pesan singkat perceraian tersebut, sampai dicetak di selembar kertas ukuran HVS oleh sang ayah sebagai bukti kesewenang-wenangan Aceng.

"Saya lihat sendiri itu kan isi SMS-nya di-print (dicetak, red) sama bapaknya buat bukti kalau Aceng nggak bener," ujar Kus saat ditemui Kompas.com di depan rumah Bambang di Perumahan Karawang Baru, A12, RT 29 RW 07, Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat, Kamis (6/12/2012) siang.

Kus menceritakan, pernikahan siri Shinta dan Aceng dilaksanakan pada bulan Maret 2011 silam. Pernikahan tersebut digelar secara sederhana di kediaman Bambang di Karawang dengan hanya mengundang tetangga dan keluarga dekat. Undangan pun hanya disebar dari mulut ke mulut. Sejak pernikahannya dengan Aceng, pihak keluarga beserta para tetangga sempat putus komunikasi dengan wanita berparas cantik dan berbadan tinggi tersebut.

Namun, setelah dua bulan berselang, keluarga dan tetangga baru mengetahui Aceng dan Shinta telah bercerai. "Tapi bapaknya tahu si Shinta diceraikan dengan Aceng lewat SMS, baru-baru ini, setelah kasus perceraian Aceng dengan si Fani itu muncul dan heboh. Karena kan sebelumnya si Shinta sama bapaknya memang sempat berantem," lanjutnya.

Atas kasus tersebut, dari cerita Bambang kepada Kus, kecurigaan dirinya pada saat rencana pernikahan anaknya dengan Aceng terbukti. Sang Bupati Garut itu kerap menikah-cerai wanita seenaknya. Hal itulah yang kian membuat Bambang marah.

"Pak Bambang nggak senang perceraiannya cuma lewat SMS. Ngerasa direndahin banget. Apalagi tahu ada kabar lain lagi si Fani. Memang sebelum nikah itu ada perasaan curiga sama pejabat itu," lanjutnya.

Kini, Shinta diketahui bersembunyi dari sorotan publik. Sementara sang ayah, Bambang, tengah sibuk menjadi narasumber di beberapa media massa. Rumah Bambang di Karawang pun tampak tak ada aktivitas karena sang pemilik pergi.

Bupati Garut Aceng HM Fikri menjadi "buah bibir" publik, bukan hanya nasional, tapi juga internasional setelah menikahi gadis 18 tahun bernama Fani Octora, lalu menceraikannya empat hari kemudian. Aceng menceraikan Fani lewat SMS.

Yang lebih kontroversial itu, Bupati Aceng menceraikan Fani karena sudah tidak perawan lagi. Terakhir, keduabelah pihak mengaku sepakat berdamai. Fani mencabut laporannya tentang tuduhan kekerasan dalam rumah tangga dan penipuan oleh Aceng, ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.

Baca   Juga  :

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas