• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

Mahasiswa Cabuli ABG Secara Paksa di Penginapan

Senin, 10 Desember 2012 16:59 WIB
Mahasiswa Cabuli  ABG Secara Paksa di Penginapan
surya/adrianus
Akibat gelap mata tersangaka pencabulan ABG ,yang berstatus mahasiswa diamankan polisi

Laporan dari Adrianus Adhi wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Bayu Anggara (19), warga Kupang Praupan II ditangkap anggota Polsek Sawahan setelah dilaporkan tetangganya, NA (17).

Gadis itu mengaku ditiduri Bayu yang juga mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan di salah satu Universitas Negeri.

Kapolsek Sawahan AKP Manang Soebekti mengatakan Tindakan bejat tersangka ini terungkap setelah NA melapor ke Polsek Sawahan, 30 November silam. Kala itu NA mengaku disetubuhi Bayu satu kali di sebuah penginapan di Jl Pakis Sidokumpul pada 18 November lalu dan baru tertangkap pada Sabtu (8/12/2012) lalu.

Mulanya mahasiswa semester V ini mengajak NA untuk berjalan-jalan keliling Kota Surabaya. Setelah itu, NA diajak untuk beristirahat di penginapan.

"Setelah meniduri NA, tersangka kabur. Ia akhirnya kami tangkap di kampusnya," terang Manang di kantornya, Senin (10/12/2012) siang.

Manang mengatakan saat di penginapan NA sempat mengamuk karena Bayu melecehkan tubuh korban. Namun karena dipaksa dan dijanjikan akan dinikahi akhirnya niat Bayu untuk menyetubuhi NA pun terjadi.

Dalam pemeriksaan, Bayu mengaku meniduri NA cuma sekali. Meski demikian, Bayu rupanya terkenal sering melecehkan perempuan di sekitar lingkungannya.

Manang mengatakan Bayu itu juga suka menempelkan alat kelamin pada pantat wanita. Selain itu Bayu juga sering memegang payudara wanita.

"Akibat seluruh perbuatannya ini, tersangka kami jerat dengan pasal 81 UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," kata Manang.

Sementara itu, Bayu mengaku khilaf dan tak menyangka kalau semua ulahnya itu bakal dilaporkan polisi. Ia mengatakan NA itu sebenarnya wanita yang sudah dipacari selama setahun.
"Waktu  (persetubuhan dengan NA) itu, saya sudah gelap mata. Saya gak tahu apa yang mendorong untuk melakukan itu," aku Bayu di Mapolsek Sawahan.

Bayu menjelaskan sebenarnya niat untuk menikahi NA sudah ada. Namun niat itu berubah ketika NA mendatangi rumahnya.

"Saya kabur karena panik dan malu mas," kata mahasiswa ini.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas