Sabtu, 30 Mei 2015
Tribunnews.com

Paspor Haji Aspal, Polisi Belum Sentuh Kemenag dan Imigrasi

Kamis, 13 Desember 2012 17:03 WIB

Paspor Haji Aspal, Polisi Belum Sentuh Kemenag dan Imigrasi
SERAMBI Banda Aceh/BUDI FATRIA
Petugas haji menyelesaikan proses administrasi seperti paspor dan dokumen lainnya untuk calon jemaah haji di Asrama Haji Banda Aceh, Kamis (15/9/2011). Kementerian Agama memberikan tambahan kuota haji untuk Aceh sebanyak 1.112 orang sehingga total menjadi 5.036 orang. SERAMBI/BUDI FATRIA

Laporan dari Imam Hidayat wartawan Surya

TRIBUNNEWS.COM,MOJOKERTO - Polisi menetapkan dua tersangka kasus paspor aspal calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto. Dua tersangka itu, yakni Ketua KBIH Al Madinah H. Abdul Chotib dan wakil sekretaris KBIH Al Madinah M Yusuf.

Namun sampai saat ini, polisi belum menyentuh oknum Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto dan oknum Imigrasi Surabaya.

Kedua pengurus KBIH Al Madinah itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus paspor aspal dan surat perjalanan ibadah haji (SPPH) palsu milik 36 calon jamaah haji (CJH) kloter 44 Kabupaten Mojokerto.

Penetapan tersangka dilakukan setelah Polres Mojokerto menggelar gelar perkara hasil penyelidikan. Chotib dinilai sebagai pihak yang bertanggung jawab atas praktik pemalsuan dokumen-dokumen haji pada KBIH yang dipimpinnya.

Sedang Wakil Sekretaris Al Madinah Mohammad Yusuf diduga keterlibatannya dalam praktik pemalsuan dokumen haji, dilakukan bersamaan dengan Abdul Chotib.

"Secara resmi kedua orang itu sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ujar Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho.

Halaman12
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas