Kamis, 18 Desember 2014
Tribunnews.com

Tiket Matarmaja, Malang - Jakarta Ludes Hingga 7 Januari 2013

Selasa, 18 Desember 2012 06:38 WIB

Tiket Matarmaja, Malang - Jakarta Ludes Hingga 7 Januari 2013
Tribun Jakarta/Bian Harnansa
FILE FOTO, Ratusan pemudik lebaran jurusan Jawa-Tengah dan Jawa-Timur yang menggunakan Kereta Api, terlihat berdesakan untuk memesan Tiket Gerbong Kereta Tambahan di Stasiun Senen, Jakarta. Minggu (8/10/2006) Banyaknya pemudik yang menggunakan jasa kereta api membuat pihak PJKA membuka loket tiket Kereta Api tambahan. (Tribun Jakarta/Bian Harnansa)

Laporan dari Lailatul Mauludiyah wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,MALANG - Masyarakat yang ingin bepergian dengan menggunakan transportasi Kereta Api (KA) Dari Malang menuju Jakarta, lebih baik memilih alternatif lain. Pasalnya, mulai hari ini hingga tanggal 7 Januari mendatang loket KA menuju Jakarta ludes terjual.

Kepala Stasiun Kota Malang,  Garned Mardiono mengatakan untuk KA Gajayana dan Matarmaja jurusan Malang-Jakarta sudah habis terjual hingga 7 Januari 2013  mendatang. Bahkan, untuk harga KA Gajayana sudah mencapai Rp 500.000.

Sementara untuk KA lainnya, masih ada sekitar 20 persen tempat duduk yang tersisa. Untuk KA yang masih tersisa antara lain, KA Eksekutif Majapahit tujuan Malang - Jakarta, KA Bisnis Malabar tujuan Malang - Bandung, KA Malioboro tujuan Malang - Jogjakarta.

"Seluruh tiket diperkirakan mulai ludes terjual saat H-1 libur natal dan tahun baru," ujar Garned, Senin (17/12/2012).

Hal ini karena dirediksikan peningkatan jumlah penumpang akan terjadi mulai tanggal 23 hingga 25 Desember.

Meski akan terjadi pelonjakan penumpang, nantinya PT. KAI akan tetap menerapkan kuota 100 persen, yang mana tidak ada toleransi penumpang berdiri. Dan untuk kereta tambahan, lanjut Garned, pihaknya belum bisa memastikan.

"Kami akan memberlakukan formasi yang ada dulu. Dan biasanya untuk kereta tambahan informasinya juga  saat hari keberangkatan, sehingga tidak bisa dipastikan," tutur Garned.

Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terlalu percaya dengan calo. Sebab, nantinya akan ada penyesuaian antara identitas di tiket dengan identitas aslinya.

Sementara untuk keamanan, kata Grned, seperti hari besar lainnya, akan ada penjagaan selama 24 jam dan menambah personil keamanan baik didalam kereta maupun di stasiun.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas