Rabu, 5 Agustus 2015
Tribunnews.com

Puluhan Orang Terjebak di Dalam Lift Mal Palladium Medan

Kamis, 20 Desember 2012 22:06 WIB

Puluhan Orang Terjebak di Dalam Lift Mal Palladium Medan
Tribunnews.com/Willy Widianto
Ilustrasi lift macet

Laporan Wartawan Tribun Medan, Irfan Azmi Silalahi

TRIBUNNEWS. COM, MEDAN - Sebanyak 28 orang pengunjung di Grand Palladium Mall yang berlokasi di Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, histeris tatkala terjebak dalam satu lift yang mengangkut mereka untuk turun dari lantai atas ke lantas dasar mal yang bersebelahan dengan kantor Wali Kota Medan, pada Kamis (20/12/2012) malam.

Irwandi Lubis, satu dari beberapa orang korban yang berhasil dimintai keterangannya mengatakan, kejadian tersebut bermula tak kala dirinya usai menonton Film "Habibie dan Ainun" di Bioskop 21 yang berada di lantai atas mal tersebut. Usai menonton, dirinya pun hendak pulang dan menuju lantai dasar tempat parkiran, menggunakan lift.

"Di lift itu ada 28 orang saya hitung semuanya. Kata petugas lift yang ada satu orang di dalam, lift itu sebenarnya untuk lift barang. Tetapi bagaimanapun, kalau memang over kapasitas kan biasanya lift berbunyi menandakan muatan penuh. Tetapi saat itu tidak," urainya melalui saluran telepon, sesaat setelah dirinya dan ke-27 orang lainnya berhasil diselamatkan.

Irwandi yang juga merupakan Kepala Divisi Advokasi, HAM dan Tipikor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, ini pun menceritakan, dirinya dan pengunjung lainnya terjebak di dalam lift selama 50 menit.

"Dari penuturan petugas lift-nya ke kami, bahwa kejadian ini biasa. Paling 10 menit kata petugas itu. Tetapi setelah 10 menit belum juga terbuka pintu lift, akhirnya kami mulai panik. Jadilah kami 50 menit berdesak-desakan dalam lift yang diisi oleh 28 orang tersebut," katanya.

Dijelaskan Irwandi, kejadian nahas tersebut membuat beberapa orang yang berada dalam lift terutama kaum wanita sempat shock. Apalagi menurutnya, yang berada di dalam lift tersebut rata-rata mahasiswa asal Padang, Sumatera Barat.
"Macam-macam ia yang dibilang orang itu tadi. Enggak mau lagi aku ke mal ini. Mal apa seperti ini. Ada juga ibu-ibu yang menangis," ceritanya.

Halaman123
Editor: Willy Widianto
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas