• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribunnews.com

Warga Rantau Gedang Keluhkan Sinyal HP

Minggu, 23 Desember 2012 19:24 WIB
Warga Rantau Gedang Keluhkan Sinyal HP
(Tribunnews/Hendra Gunawan)
BTS milik Telkomsel

TRIBUNNEWS.COM  SINGKIL - Penduduk Desa Rantau Gedang, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, mengeluhkan belum masuknya sinyal jaringan seluler ke tempat tinggal mereka. Kalaupun ada, timbul tenggelam, warga harus mencari titik tertentu untuk mendapatkanya. Itupun bila menghubungi sulit tersambung, sudah tersambung acap terputus.

Kondisi serupa dialami warga Desa Teluk Rumbia, yang hanya dipisahkan masjid dengan Rantau Gedang. Gampong yang ditempati lebih dari 1.000 jiwa itu, kesulitan berkomunikasi dengan dunia luar. Warga berharap penyedia jasa layanan jaringan seluler membangun tower di daerahnya.

“Seluler zaman sekarang ini merupakan salah satu kebutuhan sekunder bagi masyarakat untuk menunjang perkembangan ekonomi. Tapi ke kampung kami sering hilang sinyal,” kta Syahrul Mubarak tokoh pemuda Rantau Gedang, Sabtu (22/12/2012).

Menurut Syahrul, Rantau Gedang dan Teluk Rumbia, banyak melahirkan pejabat Aceh Singkil. Tetapi pembangunan sarana prasarana masih terdapat banyak kekurangan. Seperti tidak ada air bersih, kualitas lampu yang tidak terang dan susahnya berkomunikasi lewat seluler akibat tidak adanya tower untuk memperoleh sinyal.

Selama ini, sebut Syahrul, masayarakat Rantau Gedang dan Teluk Rumbia hanya memanfaatkan jaringan seluler dari Singkil, namun jaraknya mencapai 10 kilo meter. Akibatnya jaringan seluler di dua desa yang sampai sekarang masih tergenang banjir timbul tenggelam.

“Jika masyarakat hendak melakukan panggilan lewat seluler, harus pergi dan mencari jaringan ke titik-titik tertentu. Itupun terkadang suaranya tidak jelas putus-putus,” ujar Syahrul.

Hal senada disampaiakan Imam Mukim Rantau Gedang, Cut Kaoy. Menurut Cut Kaoy, sulitnya berkomunikasi via seluler, menyebabkan daerahnya makin terisolir. “Warga sangat berharap Pemerintah Aceh Singkil dapat memfasilitasi dan meminta kepada perusahaan telekomunikasi untuk membangun tower di daerah kami,” ujar Cut.(c39)

Baca   Juga  :

Editor: Budi Prasetyo
0 KOMENTAR
1248431 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas