Rabu, 28 Januari 2015
Tribunnews.com

Sisingaan Cimanggung Masih Tetap Bertahan

Selasa, 1 Januari 2013 07:39 WIB

Sisingaan Cimanggung Masih Tetap Bertahan
IST
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jabar,  Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM -- SUARA alunan kendang dan terompet terdengar jelas dan nyaring di Kampung Batu Nangtung RT 02/RW 17, Desa Cimanggung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (31/12). Diiringi tepukan rebana, tabuhan gong, serta lantunan lagu-lagu sinden yang menyanyikan tembang andalannya, suasana di kampung itu menjadi meriah.

Di tengah nyanyian sinden, 12 pria bertubuh kekar berjalan ke tengah kerumunan para penonton. Dengan berpakaian kuning, bercelana hitam, dan menggunakan ikat bermotif batik di kepalanya, mereka berdiri dengan tegap menandakan siap mempertontonkan pertunjukan seni tradisional sisingaan. Dua buah sisingaan (boneka menyerupai singa) pun dipersiapkan di tengah kerumunan penonton itu.

Sebelum pertunjukan dimulai, seorang sesepuh grup sisingaan Putra Giri Mekar membacakan mantra. Sembari mulutnya komat-kamit, ia menyemburkan air ke dua sisingaan tersebut. Alunan gamelan pun terdengar lirih ketika sesepuh itu membisikkan sesuatu ke telinga sisingaan itu. Entah apa yang dibisikkannya, dia tampak serius membisikkan beberapa kalimat.

Alunan musik gamelan pun kembali terdengar di area pertunjukan setelah mantra dibacakan. Sesekali penonton berdecak-decak kagum dibarengi tepuk tangan. Namun anak-anak kecil yang mendominasi jumlah penonton terlihat ketakutan ketika sisingaan diangkat ke-12 pria kekar yang sudah menyiapkan diri di tengah kerumunan.

Satu sisingaan diangkat empat pria dengan posisi dua di depan dan dua di belakang. Sesekali sisingaan dinaik-turunkan layaknya permainan ayunan. Tabuhan kendang dengan entakan kaki pemain sisingaan terlihat berbarengan membentuk sebuah harmoni bunyi dan gerak yang menarik.

Tak hanya itu, setiap pria berpakaian kuning itu juga melakukan atraksi lainnya. Mereka diinjak rekannya sendiri di atas boneka sisingaan. Bahkan rekan yang menginjaknya menari-nari mengikuti lantunan lagu yang didendangkan. Namun pria yang diinjak tersebut tidak merasakan sakit apa pun.

Halaman123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas