Jumat, 6 Maret 2015
Tribunnews.com

Dirjen Kesbangpol Pastikan Asisten IV Pemkot Makassar Kena Sanksi

Jumat, 4 Januari 2013 16:10 WIB

Dirjen Kesbangpol Pastikan Asisten IV Pemkot Makassar Kena Sanksi
Tribun Timur
Maskot pemilihan gubernur Sulawesi Selatan 2013.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudhy

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Direktur Jenderal (Dirjen) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Republik Indonesia, Andi Tanri Lamo memastikan jika Asisten IV Pemkot Makassar Sittiara Kinang akan dikenakan sanksi.

Hal tersebut disampaikan Tanri Bali Lamo saat menghadiri penandatanganan prasasti deklarasi siap menang, siap kalah dan siap damai di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Jumat (4/1/2013).

"Pasti sanksinya ada, sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan," kata Tanri.

Dia mengatakan keterlibatan asisten IV Pemerintah Kota Makassar Sittiara Kinang dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kasim Wahab, diduga telah melanggar PP 53 tahun 2010 tentang netralitas PNS dan UU 43 tahun 1999 tentang pokok-pokok kepegawaian.

Tak hanya itu calon Gubernur Sulsel Ilham Arief Sirajuddin juga bisa dijerat dengan UU 32 tahun 2004 yakni kampanye di luar jadwal kerena diduga ikut terlibat dalam mobilisasi 2.000 tenaga honorer lingkup Pemkot Makassar untuk memilih pasangan nomor urut 1.

"Kita berharap panwas segera memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat, dan secepatnya mengeluarkan rekomendasi, apalagi khusus Sittiara sudah kali kedua terlibat politik praktis," tandasnya.

Halaman123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas