• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribunnews.com

Pura-pura Beli, 3 Pria Kuras Toko Bangunan Rp 115 Juta Amblas

Jumat, 11 Januari 2013 15:29 WIB
Pura-pura Beli, 3 Pria Kuras Toko Bangunan Rp 115 Juta Amblas
net

Laporan dari Imam Taufik wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,BLITAR - Aksi kejahatan dengan modus seperti mengendam korbannya menimpa Hendra Limita (59), pemilik toko material Sekar Jaya di Jl Veteran, Kelurahan/Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar atau sekitar 150 meter sebelah timur polsek setempat.

Korban dibuat seperti tak sadarkan diri, kemudian harta bendanya dikuras setelah pelaku masuk ke dalam kamarnya..

Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 115 juta setelah harta bendanya dibawa kabur tiga pelaku yang datang ke tokonya dengan mengendarai sepeda motor bebek.

Yang hilang, di antaranya, uang tunai Rp 11 juta, 4 HP yang dua di antaranya BlackBerry, sejumlah perhiasan yang terdiri kalung 34 gram, 20 gram cincin, giwang 2,9 gram, emas batangan 24 karat seberat 38,65 gram, dan uang dollar sebanyak 27 lembar atau senilai Rp 17 juta.

Itu semua dicuri dari kamar korban setelah mengacak-acak isi almari.

Kejadian ini berlangsung sangat cepat karena toko baru saja buka, Jumat (11/1) sekitar pukul 08.08 WIB. Saat itu, korban tak sendirian menjaga tokonya, namun ada istrinya, Rosalia (56), yang biasa jaga kasir. Selain itu, juga masih dibantu oleh tiga karyawannya, Sujiono (45), Sukar (38), Patresia (25), seorang pembantu wanita yang sudah lama ikut korban.

Bersamaan itu, datang tiga pria ke toko korban dengan mengendarai dua sepeda motor bebek. Modusnya, mereka berpura-pura membeli barang, dengan menyibukkan para penjaga toko. Yakni, mereka memilih banyak barang. Namun, ketika diambilkan, tak cocok dan memilih barang lagi.

Bersamaan itu, pemilik toko juga sibuk melayani pembeli lainnya. Bahkan, sampai-sampai Rosalia ikut melayani hingga meninggalkan meja kasirnya. Di saat semua sibuk, salah seorang pelaku menyelinap masuk ke dalam
toko, yang tembus ke dalam rumah korban. Sedang dua temannya masih pura-pura beli dengan menyibukkan penjaga tokonya.

"Kalau masuk ke rumah korban, tak ada jalan lain kecuali harus melewati meja kasir. Namun anehnya, tak ada yang tahu semua," kata AKP Slamet Riyadi, Kasat Reskrim Polres Blitar.

Berada dalam rumah korban, pelaku sepertinya sudah paham rumah korban. Hanya sekitar 10 menit, pelaku berhasil menguras harta korban dengan mengacak-acak isi almari. Mudahnya aksi pelaku karena pintu kamar korban tak terkunci. Berhasil mendapatkan harta benda korban, ketiga pelaku, termasuk yang bertindak menyibukkan pelayan toko itu langsung kabur.

Sekitar lima menit kemudian, aksi itu baru diketahui Héndra. Entah mau mengambil apa, Hendra masuk ke dalam rumahnya dan langsung kaget melihat kamarnya terbuka apalagi isi kamar beserta almarinya acak-cakkan. Karuan, ia memanggil istrinya yang ada di toko. Begitu dicek, baru diketahui kalau harta bendanya hilang.

Sesaat kemudian, ia baru sadar kalau tiga pria yang datang ke tokonya itu yang diduga pelakunya. AKP Slamet Riyadi menduga pelakunya sudah profeésional dan diperkirakan bukan orang Blitar namun berasal dari luar kota.

"Soal dugaan menggunakan ilmu gendam, itu yang kita belum tahu. Yang jelas, mereka itu sudah profesional," pungkasnya.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
0 KOMENTAR
1313301 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas