Selasa, 28 Juli 2015
Tribunnews.com

Lakukan KDRT dan Pungli 2 Polisi Samarinda Dapat Sanksi Disiplin

Rabu, 16 Januari 2013 22:47 WIB

Lakukan KDRT dan Pungli 2 Polisi Samarinda Dapat Sanksi Disiplin
flickr.com
Stop kekerasan pada perempuan

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA -- Briptu SH, anggota Polresta Samarinda harus menerima sanksi disiplin berupa kurungan selama 21 hari dan penundaan kenaikan pangkat selama dua periode, atau satu tahun lamanya.

Hal ini terungkap saat Polresta Samarinda menggelar Sidang Disiplin di aula Mapolresta, Rabu (16/1/2013). "Ya Briptu SH kita jatuhi sanksi lantaran dianggap melanggar disiplin," ujar Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto Santoso, melalui Kasi Propam AKP Sarman, kemarin.

Diketahui, Briptu SH dilaporkan oleh istri sahnya lantaran telah melakukan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Desember 2012 lalu. "Yang bersangkutan dilaporkan istri sahnya ke Propam Desember lalu. Setelah menerima laporan, langsung kita lakukan proses penyelidikan," kata Sarman.

Sarman menjelaskan, peristiwa KDRT yang dilakukan Briptu SH diawali pertengkaran dengan sang istri. Meski demikian, sang istri lebih memilih melaporkan tindak KDRT tersebut ke Propam dan tidak melaporkan peristiwa tersebut ke SPK.

"Awalnya cek cok mulut, kemudian terjadilah peristiwa KDRT tersebut. Bukan UU KDRT, karena si istri lebih memilih melaporkan ke Propam. Kalau di Propam akhirnya dikenai sanksi disiplin saja" papar Sarman.

Meski demikian, Briptu SH tidak langsung ditahan. Menurut Sarman, Briptu RH meminta penangguhan penahanan selama tiga hari untuk menyelesaikan urusannnya. "Harusnya langsung menjalani sanksi. Tapi yang bersangkutan izin dulu tiga hari, ada urusan yang harus diselesaikannya," katanya lagi.

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas