Kamis, 27 November 2014
Tribunnews.com

Tolak Tes Urine Pejabat Dinyatakan Positif Narkoba

Rabu, 16 Januari 2013 22:42 WIB

Tolak Tes Urine Pejabat Dinyatakan Positif Narkoba
TRIBUN PONTIANAK/DHITA MUTIASARI
TES URINE - Petugas BNN Kalimantan Barat ketika memeriksa urine

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
 
TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN -- Bupati Nunukan Basri menegaskan, para pejabat yang menolak melakukan pemeriksaan urine, Rabu (16/1/2013) di Lantai V Kantor Bupati Nunukan, dipastikan positif mengonsumsi narkoba.

Ia pun melarang Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Nunukan untuk memberikan kesempatan kepada pejabat yang bersangkutan untuk melakukan pemeriksaan urine lanjutan.

Pada pemeriksaan urin mendadak yang dilakukan terhadap seluruh pejabat eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemkab Nunukan, sejumlah pejabat memilih pulang duluan dan menghindari pemeriksaan urine.

”Tadi saya dan Pak Dokter Rustam menghadap Bapak Bupati. Kami pertanyakan, bagaimana dengan yang melarikan diri tadi? Bapak Bupati sampaikan, tidak usah diperiksa. Yang pasti mereka dinyatakan positif narkoba. Kalau tidak mengonsumsi narkoba, kenapa harus melarikan diri? Tidak mau diperiksa?” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Linmas Nunukan Haji Syafruddin Artha.

Syafruddin mengatakan, sebenarnya pemeriksaan ini ditujukan untuk memastikan, apakah diantara para pejabat itu ada yang menggunakan narkoba? ”Kalau memang ada, kita bisa melakukan tindakan seperti direhabilitasi. Jadi kenapa harus takut mengikuti tes urin?” katanya.

Baca juga:

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Kaltim

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas