• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunnews.com

Pengumuman 'Quick Count' Harus Usai Penghitungan Suara

Kamis, 17 Januari 2013 16:32 WIB
Pengumuman 'Quick Count' Harus Usai Penghitungan Suara
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Ilustrasi penghitungan suara Pilkada

Laporan Wartawan Tribun Timur Edi Sumardi

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel membuat aturan melarang lembaga survei mengumumkan hasil hitung cepat (quick count) sebelum penghitungan suara selesai di tempat pemungutan suara.

Larangan ini dibuat agar hasil hitung sementara lebih akurat dan tak membingungkan publik. KPU mempersilakan semua lembaga survei yang berminat melakukan hitung cepat tanpa ada batasan.

"Kami larang mengumumkan jika itu masih data mentah. Harus data final yang diumumkan dari TPS atau mengambil data di lembaran C2 besar (lembaran hasil akhir penghitungan suara)," kata komisioner KPU Sulsel, Ziaur Rahman Mustari, Kamis (17/1/2013).

Sejumlah lembaga survei telah menyampaikan rencana penghitungan cepat kepada KPU. KPU, kata Ziaur, hanya memberikan data seluruh TPS di Sulsel.

Baca juga:

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas