Jumat, 27 Maret 2015
Tribunnews.com

Oknum Polisi Diduga Peras Pengusaha

Rabu, 23 Januari 2013 01:04 WIB

Oknum Polisi Diduga Peras Pengusaha
IST
Ilustrasi pemerasan

TRIBUNNEWS.COM,BALIKPAPAN--Oknum anggota Polda Kaltim dilaporkan ke Polda Kaltim karena diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha. Pengusaha tersebut bernama Mulyadi, pemilik Bengkel 22 yang beralamat di Jl Somber Baru, Kecamatan Balikpapan Utara.

Mulyadi melaporkan oknum polisi bernama Dian Mastatrianto dan warga bernama Haris Siahaan. Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta menjelaskan, laporan bernomor STPL/B/30/I/2013/SPKT itu diterima pada 21 Januari.

"Korban melaporkan adanya dugaan pemerasan dan penipuan yang diduga dilakukan oknum anggota Polda Kaltim," ujar Wisnu, Selasa (22/1) saat diwawancara di ruang kerjanya.

Dalam laporan ini, korban menyampaikan bahwa dugaan pemerasan dan penipuan tersebut terjadi sekitar Juni 2011. Wisnu menegaskan, meskipun yang dilaporkan melakukan pemerasan ini salah satunya adalah anggota Polda Kaltim, pihaknya tetap akan memproses laporan ini sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Siapapun kalau terbukti bersalah akan kita tindak. Apalagi kalau benar ada polisi yang melakukan pemerasan, tentunya sanksi bisa lebih berat," ujarnya.

Saat ini, Polri tengah mencanangkan program "bersih-bersih". Salah satunya kata Wisnu, adalah membersihkan institusi Polri dari oknum polisi yang melakukan kejahatan, seperti narkoba dan pemerasan.

Secara terpisah, kuasa hukum Bengkel 22, Riri Azwari Lubis, saat ditemui di Mapolda kemarin menyampaikan bahwa kliennya melaporkan anggota Polda Kaltim bernama Dian lantaran merasa diperas dan telah ditipu.

Halaman12
Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas