• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribunnews.com

Bencana Angin Kencang

Kamis, 24 Januari 2013 14:50 WIB
Bencana Angin Kencang
Tribun Lampung
Rumah roboh akibat puting beliung

* Tuginem Mengungsi Sebelum Rumahnya Ambruk

TRIBUNNEWS.COM GUNUNGKIDUL, - Hujan deras yang disertai angin kencang di Kecamatan Semin, Rabu(23/1/2013) sore mengakibatkan rumah milik pasangan Supardi(55) dan Tuginem(50) di Dusun Bedil Wetan, Rejosari ambruk tertimpa pohon jati. Beruntung keduanya sudah mengungsi terlebih dahulu sehingga selamat dari reruntuhan rumahnya.

“Saya mengungsi di rumah anak saya yang ada di depan rumah. Hujannya cukup deras dan disertai angin kencang. Tiba-tiba pohon jati yang ada di samping rumah roboh dan menimpa rumah sehingga ambruk,”kata Tuginem di sela-sela kerja bakti membersihkan reruntuhan rumahnya, Kamis(24/1/2013) pagi.

Ia mengungkapkan saat rumahnya roboh tidak ada orang di dalam. Saat hujan mulai mengguyur dan angin cukup kencang melanda, dirinya langsung pergi ke rumah anaknya, Sumarni yang ada di depan rumah yang roboh. Sementara suaminya, Supardi sedang berjaga di warung kelontong yang berada tak jauh dari rumahnya.

Setelah rumah miliknya ambruk, kata Tuginem dirinya sudah tidak bisa menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumahnnya karena atap sudah rata dengan tanah. Barang-barang semisal pakaian baru bisa diambil dan selamatkan pada pagi hari setelah petugas Tagana dan warga melakukan kerja bakti.

“Warga dan petugas Tagana dan TNI langsung melakukan kerja bakti,”ucapnya.

Tuginem mengatakan, rencananya setelah kerja bakti selesai, dirinya dan suaminya akan membangun rumah kembali di lokasi rumah yang ambruk. Namun untuk mendirikan rumah masih terkendala dengan dana yang dimiliki. Mendirikan rumah baru membutuhkan uang yang cukup besar padahal penghasilan dari jualan tidak seberapa.

“Saya akan mendirikan rumah kembali di samping rumah anak saya ini. Namun saat ini belum memiliki biaya,”jelasnya.

Kerja bakti sendiri diikuti oleh puluhan warga yang dibantu oleh Tagana, Polri dan TNI. Warga dan petugas langsung membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan. Selain merusak rumah milik Tuginem, bencana angin kencang ini juga menyebabkan kandang sapi milik Adi Kerno rusak ringan.

Kepala Desa rejosari, Haryanto menambahkan, bencana angin kencang juga menyebabkan dua rumah lain mengalami kerusakan. Namun yang paling parah menimpa rumah Supardi karena ambruk rata dengan tanah.

“Satu rumah rusak berat dan dua lainnya rusak ringan,”ucapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah9BPBD) Gunungkidul, Budhi Harjo menjelaskan, pihaknya sudah memberikan bantuan kepada korban bencana angin kencang di Semin. “Petugas sudah mengirimkan bantuan logistik kepada korban. Tadi pagi(kemarin) langsung diberikan bantuan logistik bersamaan dengan kerja bakti,”ucapnya.(has)

Baca   Juga  :

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Jogja
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1363782 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas