• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribunnews.com

Aceng Fikri Akan Lawan Presiden

Jumat, 25 Januari 2013 01:38 WIB
Aceng Fikri Akan Lawan Presiden
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Bupati Garut Aceng HM Fikri

TRIBUNNEWS.COM,BANDUNG--Kuasa Hukum Aceng, Egi Sujana SH mengatakan, pihaknya bukan bermaksud tidak menghormati putusan MA. Namun karena putusan itu dinilainya tidak agung, maka pihaknya akan melakukan perlawanan.

Menurut Egi, keberatan kubu Aceng tidak diakomodir oleh MA. Egi mencatat ada tiga fakta hukum yang diabaikan oleh MA.

Pertama, Pansus DPRD Garut cacat hukum karena pergantian anggota Pansus dari PPP (Partai Persatuan Pembangunan) tanpa melalui rapat paripurna.

Kedua kata Egi, menyangkut sidang etika seharusnya rapat pansus itu bersifat tertutup. Namun kenyataannya rapat dilakukan secara terbuka. Akibatnya sidang pun berjalan kacau balau.

"Para demonstran masuk ke ruang sidang dan mengancam serta mengintimidasi anggota dewan sehingga putusan dewan mengikuti selera demonstran," kata Egi.

Egi mengatakan, putusan MA itu merupakan pelecehan terhadap hukum Islam. Sebab apa yang dilakukan Aceng itu telah sesuai dengan syariat Islam. Dan itu dijamin dalam pasal 2 ayat 1 UU No 74 tentang perkawinan.

"Ini pelecehan terhadap hukum Islam. Tanpa mengurangi rasa hormat karena hakim agung yang memutuskan itu nonmuslim, maka patut diduga dia tidak pernah membaca Alquran surat Annisa ayat 3 yang menjelaskan tentang diperbolehkannya seorang pria memiliki lebih dari satu istri," ujar Egi.

Menurut Egi, putusan MA ini bukanlah akhir dari segalanya. Ia meminta semua pihak tidak mengartikan putusan MA itu merupakan pemakzulan. Sebab harus dikembalikan ke DPRD dan diteruskan ke Presiden.

"Kalau Presiden memberhentikan Aceng Fikri sebagai Bupati Garut, kami akan melawan. Kami akan PTUN-kan Presiden," kata Egi.

Selain akan melaporkan anggota Pansus DPRD Garut ke polisi dan mem-PTUN-kan Presiden, langkah hukum lain kata Egi adalah, pihaknya akan melaporkan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi ke Mabes Polri.

"Dia (Gamawan Fauzi) telah memperkeruh suasana. Ini jelas hanya kepentingan politik. Mengapa banyak Bupati dan Wali Kota yang korupsi, tapi Mendagri tidak menyuruhnya mundur," kata Egi.

Sementara anggota kuasa hukum lainnya Ujang Sujai SH menilai, hakim agung yang memutus perkara Aceng jelas sekali tidak memahami hukum Islam.

"Ini penzaliman. Ini pembunuhan karakter terhadap Pak Aceng. Bagaimana disebut melanggar, wong ini menjalankan syariat Islam. Agama yang diyakini kebenarannya," ujar Ujang.

Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Tribun Jabar
9 KOMENTAR
1365661 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Ekky Aldirondo-Sabtu, 26 Januari 2013 Laporkan
    Lawan terus Ceng habis gugat presiden, MA Mendagri, Gub-Jabar,DPRD Garut, Polres Garut, rakyat Garut yg demo, pasti bentar lagi Aceng dan begundal pengacaranya mo gugat Malaekat..jangan2 mau gugat Tuhan juga kale?? Dasar manusia2 alkafirun
  • ngaceng fikri-Jumat, 25 Januari 2013 Laporkan
    Itu pengacara ES manusia konyol,yang
    berbahaya bagi lingkungan dan
    masyarakat
  • Jampang-Jumat, 25 Januari 2013 Laporkan
    Klo emg elo ceng pnya akidah.....hormatin perempuan dong...ceng.
    Rosul aza ngormatin perempuan.
    Gw cma blng elo sama pengacara lo GO TO HELL
  • Rivai-Jumat, 25 Januari 2013 Laporkan
    Aceng kl mau ikt sunah rosul, nikah
    lbh dr 1 itu yg di nikahi janda yg
    miskin, bkn gadis muda/cantik..
    Lagian warga dah tak mau di pimpin,
    kok ngotot jd pmimpin..pimpin aja
    keluargamu sendiri..jgn bawa" sariat
    islam , tuk kpentingan duniamu..
  • pembanding-Jumat, 25 Januari 2013 Laporkan
    Kita lihat nanti mana yg ilmunya lebih tinggi ya ! Tapi taruhannya apa ya ?
  • ngacenglagi-Jumat, 25 Januari 2013 Laporkan
    Jangan berlindung dibalik agama untuk kepentingan sesaat n pribadi cuk...otak dipake
  • albert-Jumat, 25 Januari 2013 Laporkan
    PENGACARA GAK MUTU.
  • goblok-Jumat, 25 Januari 2013 Laporkan
    goblok dipiara yg gini ini jadinya asal ngebacot aja seenak perut!dasar pengacara kampungan!!
  • amburadul-Jumat, 25 Januari 2013 Laporkan
    Eggi dan Ujang belajar hukum dimana yah ? Pertanyaan dasar kepada mereka adalah : hukum apa yg berlaku di Indonesia ? Kalau tdk mengerti maka tdk layak jadi pengacara ! Orang2 macam ini yg bikin negara jadi amburadul kara orang Jabar !
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas