Minggu, 21 Desember 2014
Tribunnews.com

Jelang Pileg, Golkar Siapkan 1000 Bakal Calon Legislatif

Selasa, 29 Januari 2013 21:24 WIB

Jelang Pileg, Golkar Siapkan 1000 Bakal Calon Legislatif
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, memberikan sambutan pada acara puncak HUT Partai Golkar ke 48 di JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (31/10/2012). Sejumlah tokoh juga menghadiri acara ini, seperti mantan Presiden BJ.Habibie dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Wartawan Tribun Timur/ Rudhy

* KPU Perketat Penjaringan

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR,- Partai Golongan Karya (Golkar) mulai menggodok sekitar kurang lebih 1000 kadernya untuk dimasukkan dalam daftar bakal calon legislatif (bacaleg) agar dapat masuk dalam daftar caleg tetap (DCT)  jelang pemilu 2014 mendatang.

Dari 1000 lebih kader yang dipersiapkan Golkar, 50 diantaranya akan menjalani proses seleksi untuk maju sebagai bakal calon anggota DPR RI di senayan.

Sementara sisanya, yakni sekitar 950 kader akan memperebutkan kursi di DPRD Sulsel dan kabupaten/kota  yang tersebar di Sulsel.

"Golkar telah mempersiapkan semua kader siapa saja yang akan masuk sebagai daftar calon tetap (DCT) pada pileg 2014. Baik dari jenjang DPRD kabupaten/kota, provinsi hingga pusat," kata Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Andi Yagkin Padjalangi, saat ditemui di DPRD Sulsel, Selasa (29/1/2013)

Menurutnya, dalam proses seleksi nantinya, Partai Golkar telah menyiapkan segala bentuk persyaratannya agar dapat lolos dalam DCT. Antara lainy, memiliki loyalitas tinggi, integritas, dedikasi dan tidak tercela.

Selain itu, kata Yaqkin, semua kader juga harus mengikuti diklat orientasi kader sesuai dengan mekanisme partai yang telah diatur sesuai dengan jenjang yang diinginkan.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel ini mengatakan sejauh ini atau jelang pileg, masih banyak kader yang menutup diri apalagi menentukan siapa pilihannya di Pileg mendatang.

Hal itu terbukti, seperti pengakuan dari tiga anggota DPRD Makassar. Seperti Yusuf Gunco, Farouk M Betta dan Rahman Pina.

Menurutnya, hingga sekarang pihaknya belum dapat memberikan keterangan menyangkut apa yang akan menjadi keinginnya di pileg mendatang.

Namun berbeda dengan politisi Golkar lainnya, seperti Kadir Halid, Yagkin Padjalangi dan Armis Mustamin yang memberi isyarat bahwa dirinya maju sebagai legislator Sulsel.

Sementara sejumlah nama baru yang mencuat untuk maju sebagai calon anggota DPR RI. Antara lain, Hois Bachtiar, Adjip Padindang, Susilo T Harahap, Sulkarnain Arief, serta anggota DPR RI yang masih duduk diantaranya Andi Rio Padjalangi, Markus Nari, Emil Abeng dan Syamsul Bachri.

Sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghadapi pileg 2014 mendatang, lembaga penyelenggara pemilu ini akan memperketat pemenuhan syarat calon anggota legislatif (Caleg) pada pemilu legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Penambahan syarat tersebut  bertujuan untuk meningkatkan kualitas Caleg.

Ketua KPU Sulsel, Jayadi Nas, menuturkan, persyaratan untuk menjadi calon anggota legislatif 2014 mendatang telah diatur dalam  Undang-Undang nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Kata dia, apa yang sudah disepakati dalam Undang-undang adalah yang menjadi keharusan setiap Parpol untuk menerapkan bagi setiap calegnya.

Jika ada persyaratan teknis lain yang secara spesifik mengatur persyaratan caleg, maka itu menjadi tanggung jawab parpol bersangkutan

"Semua tehnis dan syarat untuk persyaratan caleg akan diserahkan ke Parpol. Dan diverifikasi di KPU. Jika memenuhi syarat maka ditetapkan sebagai caleg, jika tidak maka berkas tersebut dikembalikan ke Parpol. Hal ini menjaring caleg yang berkualitas," ujar Jayadi.

Menurutnya, jika memang caleg tersebut memenuhi syarat, maka akan dilanjutkan ke mekanisme selanjutnya dengan disampaikan kepada publik melalui media massa. (Rud)

Baca   Juga  :

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Timur

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas