Jumat, 6 Maret 2015
Tribunnews.com

Agen Tiket Batavia Rugi Rp 1 M Lebih

Senin, 4 Februari 2013 22:06 WIB

Agen Tiket Batavia Rugi Rp 1 M Lebih
Pos Kupang, Maxi Marho
PIMPIN RAPAT -- Ketua DPD Asita NTT, I Dewa Made Adnya (tengah) didampingi Wakil Ketua DPD Asita NTT, Abed Frans (kiri) dan Sekretaris DPD Asita NTT, Yohanes Rumat (kanan) saat memimpin rapat di Kantor PT SKTM Tour And Travel Kupang, Sabtu (2/2/2012) sore.

A
Laporan Wartawan Pos Kupang, Maxi Marho

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG-- Perusahaan Tour And Travel sebagai agen tiket pesawat di NTT mengalami kerugian hingga Rp 1 miliar lebih akibat pesawat Batavia Air berhenti beroperasi secara tiba-tiba. Maskapai penerbangan Batavia Air berhenti beroperasi setelah dinyatakan pailit sesuai putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat nomor 77/Pailit/2012/PN.NIAGA.JKT PST yang dijatuhkan tanggal 30 Januari 2013.

Untuk memperjuangkan kepentingan para agen tiket pesawat ini, Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (DPD ASITA) NTT menggelar rapat bersama para anggotanya dengan agenda utama membahas  dampak pailitnya maskapai penerbangan Batavia Air bagi para agen tiket.

Rapat yang dipimpin Ketua DPD Asita NTT, I Dewa Made Adnya didampingi Wakil Ketua DPD Asita NTT, Abed Frans  dan Sekretaris DPD Asita NTT, Yohanes Rumat serta dihadiri puluhan pengusaha Tour and Travel di aula kantor PT SKTM Tour And Travel Kupang, Sabtu (2/2/2012) sore.

Dalam rapat ini terungkap, setiap perusahaan tour and travel sebagai agen tiket pesawat di  NTT memiliki deposit yang bervariasi besarnya di maskapai penerbangan Batavia Air. Jika dirata-ratakan paling rendah sekitar Rp 10 juta lebih deposit untuk masing-masing agen tiket. Sehingga untuk 120 perusahaan tour and travel sebagai agen tiket pesawat yang beroperasi di wilayah ini, maka diperkirakan jumlah uang deposit milik agen tiket pesawat yang ada di Batavia Air mencapai Rp 1,2 miliar lebih, belum termasuk uang pembelian tiket dari calon penumpang yang sudah dibayarkan agen tiket kepada pihak Batavia Air.

Rapat  memutuskan, upaya memperjuangkan kembali hak para agen tiket pesawat, dipercayakan kepada DPD Asita NTT, karena para agen tiket pesawat adalah anggota Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA = Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies) NTT. Selanjutnya DPD Asita NTT akan memperjuangkan hal tersebut melalui DPP Asita Pusat di Jakarta.

Sementara para agen tiket, diminta membuat surat kuasa dengan kop surat nama perusahaan masing-masing dan membuat laporan deposit disertai data setoran terkahir.

Halaman12
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas