Kamis, 30 Juli 2015
Tribunnews.com

Air Laut Surut Usai Letusan Gunung Rokatenda

Senin, 4 Februari 2013 03:37 WIB

Air Laut Surut Usai Letusan Gunung Rokatenda
POS KUPANG/ARIS NINU
Gunung Rokatanda di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT meletus, Sabtu (2/2/2013) pukul 23.36 WITA.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

TRIBUNNEWS.COM, MAUMERE - Warga Pulau Palue sudah mengungsi sejak November dan Desember 2012. Bahkan pada Januari dan Februari 2013, sudah ada letusan dan lidah api serta abu yang menutup pulau itu.

Namun, Badan Vulkanologi dan Pos Pantau Rokatenda di Ropa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende menyatakan, status Gunung Rokatenda masih Siaga III.

"Statusnya masih Siaga III. Belum ada perubahan status," kata Frans Wangge, Petugas Pos Pantau Rokatenda yang dihubungi Pos Kupang (Tribunnews.com Network) via telepon dari Maumere, Minggu (3/2/2013) siang.

Frans menjelaskan, pada Sabtu (2/2/2013) pukul 23.00 WITA, ada ledakan dan lidah api di puncak gunung. Kondisi itu tidak memengaruhi status gunung pada status Siaga III.

"Ledakan disertai debu terbawa hingga ke Pulau Ende dan sebagian di Kabupaten Nagekeo. Kami di Ropa sempat diisukan ada tsunami, saya juga ketakutan," ungkapnya.

Mengenai ada permintaan menaikkan status Siaga III ke Siaga I, Frans menegaskan, Pos Pantau Rokatenda sudah berkoordinasi dengan Vulkanologi Bandung. Hasil koordinasi, status masih Siaga III.

Halaman123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas