• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribunnews.com

Polisi Dipukuli saat Coba Tenangkan Bentrok Warga

Senin, 4 Februari 2013 03:24 WIB
Polisi Dipukuli saat Coba Tenangkan Bentrok Warga
DOK TRIBUNNEWS.COM
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, MASAMBA - Bentrok warga dua desa bertetangga di Sabbang, Luwu Utara (Lutra) terjadi lagi.

Pemuda Dusun Pondang, Desa Buangin, berhadapan dengan pemuda Dusun Salulayya, Desa Torpedo Jaya, Sabtu (2/2/2013) sekitar pukul 20.00 WITA. Bentrokan dilaporkan berlangsung hingga Minggu (3/2/2013) dini hari.

Tiga warga terluka. Korban dilarikan ke RSUD Sawerugading Palopo. Ketiga korban berasal dari Desa Buangin.

Bet terkena sabetan parang di perut, Batong terluka di kepala akibat hantaman kayu, dan Amming terkena serpihan tembakan senjata rakitan papporo. Bentrokan antara dua desa bertetangga, sudah kesekian kalinya terjadi. Dua pihak yang bertikai, bahkan sudah berkali-kali berdamai di hadapan polisi.

Insiden yang terjadi antara dua desa bertetangga, diduga disebabkan karena balasan dari warga Buangin. April 2012 lalu, seorang warga Buangin tewas dikeroyok pemuda Torpedo Jaya.

Bentrokan susulan menyebabkan kemacetan di Jalan Poros Sulawesi selama beberapa jam.
Pengguna jalan raya yang menghubungkan daerah di Pulau Sulawesi, tak berani mendekati areal pertempuran.

Rijal, seorang sopir angkutan umum mengatakan, mobilnya sempat dirusak sekelompok pemuda. Rijal mengaku terjebak saat warga sedang perang, sehingga kaca belakang mobilnya dirusak warga.

Brigadir Satu Bakir, anggota Polres Luwu Utara bagian lalu lintas yang bertugas di Pos Polisi Dandang, juga dipukuli sejumlah pemuda. Pada malam kejadian, kata Bakir, ia mendapat laporan adanya penyerangan yang dilakukan sekelompok warga Buangin.

Bakir pun kemudian bergegas mencoba menenangkan warga. Saat tiba di lokasi, warga menyuruhnya turun dari motor dan memukul kepalanya. Bakir juga diancam papporo.

“Untung saat itu ada warga yang menyelamatkan saya,” ungkapnya.

Kepala Polisi Polres Luwu Utara AKBP Herry Marwanto menuturkan, pihaknya sudah menerjunkan petugas untuk mengantisipasi kejadian yang sama terulang lagi. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1401051 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas