• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 28 Agustus 2014
Tribunnews.com

PNM Genjot UMK Perkebunan Sawit

Rabu, 6 Februari 2013 18:56 WIB
PNM Genjot UMK Perkebunan Sawit
Tribun Lampung/Anastasia

laporan Wartawan Tribun Kaltim / Ahmad Bayasut

TRIBUNNEWS.COM BALIKPAPAN, - Lembaga keuangan nonbank milik negara, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM akan menggenjot bisnis mikro atau pembiayaan ke sektor usaha mikro kecil (UMK), khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit di Balikpapan.

Demikian disampaikan Pemimpin PNM Cabang Balikpapan, Dedy Hartanto. PNM menurutnya melihat potensi besar di perkebunan sawit. Potensi ini akan semakin digarap dengan memperluas jaringan kantor layanan di bawah Cabang Balikpapan.
"Tahun ini kami membuka satu kantor unit layanan modal mikro (UlaMM) di Simpang Pait, Kabupaten Paser yang memiliki potensi besar UMKM di sektor usaha perkebunan sawit. Sektor perkebunan, terutama kelapa sawit di sini sangat menjanjikan," ujarnya di Balikpapan, Rabu (6/2/2013).

ULaMM Simpang Pait diproyeksikan untuk melayani nasabah UMK di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Long Ikis, Kecamatan Long Kali, dan Kecamatan Kuaro. Ketiga kecamatan tersebut memiliki kebun kelapa sawit yang luasnya mencapai 44.000 hektare. Sebagian besar lahan tersebut miliki perorangan.

"Dengan bertambahnya unit baru ini kami yakin bisa menjangkau layanan yang lebih luas ke masyarakat, khususnya para pelaku UMK," tambahnya. Sementara itu, Corporate Secretary PNM Anton Mart Irianto mengatakan, penambahan satu kantor unit baru di Cabang Balikpapan ini merupakan bagian dari rencana perluasan jaringan kantor layanan PNM sebanyak 100 ULaMM dan 20 kantor klaster di seluruh Indonesia sepanjang 2013.

Hingga akhir tahun 2012, PNM memiliki total 580 Kantor Layanan yang terdiri dari 477 Unit ULaMM, 22 Kantor Cabang, 5 Cabang Pembantu, dan 76 Klaster dengan sebaran jangkauan di 2.247 Kecamatan di 26 Provinsi seluruh Indonesia. Adapun total  pembiayaan secara akumulasi sejak 2008 hingga 2012 mencapai sekitar Rp7,1 triliun yang disalurkan kepada sekitar 122 ribu nasabah UMK. Adapun, untuk PNM Cabang Balikpapan tercatat pembiayaan secara akumulatif  hingga akhir 2012 sebesar Rp 39,02 miliar dengan jumlah nasabah sebanyak 1.038 nasabah, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir 2011 sebesar Rp37,09 miliar dengan 979 nasabah.

Bahkan, dalam bisnisnya PNM tidak hanya memberikan jasa pembiayaan atau permodalan, tetapi juga jasa manajemen (capacity building). PNM memberikan pelatihan dan pendampingan usaha kepada  nasabah UMK sehingga bisa menopang kualitas pembiayaan mikro. (ahmad bayasut)

Baca  Juga  :

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1412402 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas