Sabtu, 22 November 2014
Tribunnews.com

Kewenangan Plt Bupati Nunukan Asmah Gani Dibatasi

Minggu, 10 Februari 2013 15:48 WIB

Kewenangan Plt Bupati Nunukan Asmah Gani Dibatasi
Plt Bupati Nunukan, Hajjah Asmah Gani

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Meski menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati, kewenangan Wakil Bupati Nunukan Hajjah Asmah Gani sangat terbatas. Asmah Gani diserahi sejumlah tugas dan kewenangan Bupati, sejak Bupati Nunukan Basri mulai Selasa (12/2/2013) selama dua bulan mengikuti Forum Konsolidasi Pimpinan Pemerintahan Daerah Angkatan ke-7 Tahun 2013 di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Nunukan Arman Jauhari menjelaskan, sesuai Keputusan Bupati Nunukan Nomor : 188.45/64/II/2013 tentang Pelimpahan Sementara Tugas dan Kewenangan Bupati Nunukan kepada Wakil Bupati Nunukan, disebutkan kewenangan yang diserahkan kepada Wakil Bupati Nunukan tetap mengacu pada aturan perundangan.

"Bahwa dalam hal Bupati berhalangan melaksanakan tugas dan wewenangnnya, maka Wakil Bupati melaksanakan tugas dan wewenang Bupati," ujarnya.

Tugas dan kewenangan Bupati yang dilimpahkan tidak termasuk tugas dan kewenangan Bupati di bidang kepegawaian, di bidang aset daerah khususnya penghapusan aset, di bidang perjanjian dengan pihak ketiga atau di bidang hibah daerah, di bidang izin prinsip atau izin lokasi dan di bidang keuangan serta hal lain yang bersifat prinsip.

"Apabila dalam jangka waktu Bupati mengikuti Forum Konsolidasi Pimpinan Pemerintahan Daerah Angkatan Ke-7 Tahun 2013, perlu segera ditetapkan suatu kebijakan berdasarkan perintah perundang-perundangan yang terkait dengan tugas dan kewenangan Bupati yang dikecualikan seperti tersebut, maka Wakil Bupati dapat melaksanakan tugas dan kewenangan tersebut dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Bupati," ujarnya.

Bupati Nunukan Basri sebelumnya mengatakan, Wakil Bupati hanya menjalankan kebijakan yang sifatnya rutinitas. "Kalau sifatnya strategis mungkin tidak, karena sudah ada aturannya," ujarnya.

Ada celah bagi Basri untuk pulang ke Nunukan menjalankan pemerintahan, selama mengikuti Lemhanas. "Itu ada jedanya. Di sana satu bulan, nanti ada jedanya dua minggu," ujarnya.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Kaltim

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas