• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribunnews.com

Hanura Prioritas Kader, PAN Wajib Buat Makalah

Jumat, 15 Februari 2013 04:58 WIB
Hanura Prioritas Kader, PAN Wajib Buat Makalah
IST
Lambang Partai Hanura

Laporan Wartawan Pos Kupang, Muhlis Al Alawi dan Oby Lewanmeru

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG -- Dewan Pimpinan Daerah Partai Hanura NTT memrioritaskan kader-kadernya menjadi calon anggota legislatif dalam pemilu legislatif (Pileg) 2014. Kader-kader partai telah banyak berjuang membesarkan Partai Hanura. Demikian Ketua DPD Partai Hanura NTT, Jimmy Sianto, kepada Pos Kupang, Selasa (12/2/2013) siang, menjawab banyaknya kader partai yang tidak lolos verifikasi mengikuti pileg 2014.

Hanura, diakui Jimmy, terbuka menerima siapa saja yang ingin bergabung. Namun, yang harus dipahami dalam setiap organisasi ada aturan yang mengatur. "Kami mengharapkan agar teman-teman yang mau bergabung menghormati proses yang berlaku di Hanura. Hanura akan  menyeleksi teman-teman dari luar partai. Kader partai yang selama ini berjuang untuk membesarkan partai akan diprioritaskan," ujar Jimmy.

Jimmy mengungkapkan, sejauh ini sudah ada beberapa kader non partai yang mengikuti proses pencalegan di partainya. Proses itu berdasarkan aturan partai.

Sementara DPD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan ruang bagi seluruh kalangan untuk mencalonkan diri sebagai calon legislatif dari PPP dalam Pileg 2014. Untuk menjadi caleg dari PPP harus mengikuti syarat-syarat yang ditentukan partai.

"Salah satu syaratnya mengisi formulir dan memiliki ijazah SMA. Selain itu, ada syarat khusus di antaranya bersedia menandatangani kontrak politik dan komit memajukan partai. Terbuka untuk semua kalangan, baik tokoh masyarakat, ormas, mantan birokrat dan  pengusaha maupun mantan anggota TNI- Polri," kata Sekretaris DPW PPP NTT, A Syukur Dapubeang, Selasa (12/2/2013) siang.

Syukur mengatakan, rekrutmen bagian dari strategi pemenangan dari partai untuk pemenangan pemilu legislatif. Pasalnya, kapasitas seorang calon legislatif banyak berpengaruh pada pendulangan suara dalam pileg 2014.

Syukur menyatakan, sistem pengkaderan itu sudah disampaikan kepada seluruh kader-kader partai.  Menurut dia, keterbukaan penerimaan kader non partai masuk sebagai calon legeslatif dari PPP juga bagian dari upaya agar target pemenangan pemilu.

Ketua DPW Partai Amanat nasional (PAN)  NTT, Eurico Guteres mengatakan, partainya  membuka diri bagi siapa saja yang ingin bergabung, tapi harus memiliki komitmen untuk membangun daerah NTT.  "Bagi mereka yang masih aktif di lembaga DPR dan ingin bergabung karena partai mereka tidak lolos, kami membuka dengan kedua telapak tangan. Ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi. Selain mengikuti aturan main dalam partai, juga setiap bakal calon harus membuat makalah dan masukan kepada kami," kata Eurico, Selasa (12/2/2013).

Makalah tersebut, lanjut Eurico, berupa tulisan atau hasil karya sendiri yang menggambarkan atau menjelaskan motivasi bergabung dengan PAN dan ingin mencalonkan diri menjadi anggota legislatif sebagai panggilan nurani.  

"Kenapa saya minta supaya masukkan makalah, supaya kita bisa melihat latar belakang, terutama pendidikan dan kompetensinya. Ini dimaksudkan agar kelak diterima dan lolos menjadi anggota legislatif, kader PAN ini ditempatkan pada komisi yang sesuai latar belakang atau kompetensinya," tegas Eurico.

Ia mengatakan, syarat tersebut berlaku bagi semua calon legislatif pada tahun 2014 pada semua tingkatan, yakni DPRD kabupaten/kota, propinsi dan DPR RI. Soal administrasi biaya untuk menjadikan PAN sebagai pintu masuk ke legislatif, Eurico  mengatakan, PAN partai terbuka,  tidak ada pungutan dalam pencalonan.
                                     
"Beberapa orang yang siap maju dalam Pileg 2014 sudah melakukan pendekatan. Mereka menyatakan diri kepada saya untuk bergabung. Kami membuka diri bagi siapa saja yang mau bergabung," kata Ketua Ketua Umum  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTT, Suharjito, S.H, M.Si, Selasa (12/2/2013).

PKS, katanya,  membuka diri bagi semua orang untuk bergabung. "Bagi anggota legislatif yang masih aktif dan ingin bergabung karena partai mereka tidak lolos, kami terima. Tentu harus melalui mekanisme dan aturan partai," ujarnya.

Suharjito mengakui, beberapa waktu lalu telah ada yang menyatakan diri langsung kepadanya untuk bergabung dan dirinya mengatakan, semua itu harus berjalan sesuai mekanisme dan aturan partai.  Soal biaya, ia mengakui PKS tidak memungut biaya bagi bakal calon.  "Kami tidak pungut biaya bagi mereka yang hendak bergabung maupun yang mencalonkan diri untuk mengikuti pemilu nanti," ujarnya. (aly/yel)

Baca juga:


Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1444211 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas