• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

Absensi Sidik Jari Mulai Diterapkan di Sekolah Menengah

Rabu, 20 Februari 2013 11:37 WIB
Absensi Sidik Jari Mulai Diterapkan di Sekolah Menengah
TRIBUNNEWS.COM/FERDINAND WASKITA
Absensi sidik jari di DPR, Selasa (2/10/2012).

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Dinas Pendidikan Nunukan tahun ini akan memberlakukan absensi sidik jari di SMP dan SMA. Namun pada tahap awal ini, pemberlakuan absensi sidik jari ini masih terbatas di wilayah perkotaan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Nizaruddin berharap, pada 2013 semua SMP dan SMA di kawasan perkotaan sudah menerapkannya.

"Tentunya kita tidak mungkin jauh sampai ke pedesaan. Khususnya yang di kota tahun ini sudah melaksanakan absensi sidik jari seperti di kantor-kantor pemerintah," ujarnya.

Absensi tersebut akan terhubung dengan telepon seluler milik orang tua siswa. Nantinya, setiap siswa mengabsen, akan ada laporan melalui pesan singkat yang sampai kepada orang tua.

"Makanya semua orang tua diminta menyampaikan nomor kepada sekolah masing-masing," ujarnya.

Nizaruddin mengatakan, sebenarnya sistem ini sudah lebih dulu diterapkan di SMA 1 Nunukan Selatan dan SMK 1 Sebatik Barat.

"Makanya ini akan diikuti selolah-sekolah lainnya," ujarnya.

Selain memudahkan pengawasan di sekolah, penerapan sistem ini juga memudahkan orang tua mengawasi anak-anaknya. Dengan absensi seperti ini dharapkan orang tua dan pihak sekolah bisa menekan kenakalan remaja khususnya terhadap pelajar yang sering kali bolos sekolah pada saat jam belajar. Pihak sekolah dan orang tua benar-benar memastikan jika anaknya masuk sekolah.

"Jadi pada saat anak-anak absen, nanti terkonek langsung dengan orang tuanya. Bahwa anak ini, sudah masuk sekolah jam 07.30. Begitu juga pulangnya ada laporan anak bapak telah meninggalkan sekolah jam dua siang," ujarnya menjelaskan.

"Nah tentunya kalau anaknya nanti jam tiga atau jam empat sore baru ada di rumah atau jam lima, tentunya orang tua bertanya, kenapa kamu? Darimana ini?" ujarnya.

Ia mengatakan, pemberlakuan absensi sidik jari ini tak lepas dari prilaku menyimpang para pelajar di Kabupaten Nunukan.

"Nah untuk mengelimir itu, salah satunya itulah yang kita sepekati kemarin dengan kepala sekolah kita saat rapat," ujarnya.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
0 KOMENTAR
1462421 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas