Sabtu, 30 Mei 2015
Tribunnews.com

Cagub dan Cawagub Jabar Saling Serang

Kamis, 21 Februari 2013 00:58 WIB

Cagub dan Cawagub Jabar Saling Serang
/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Lima pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur bergandengan mengangkat tangan bersama-sama seusai mengikuti acara Debat Kandidat Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Barat di Bale Santika Kampus Unpad, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (14/2) malam. Acara yang disiarkan langsung KOMPAS TV ini para kandidat cagub dan cawagub Jabar mendapat pertanyaan dari panelis yang terdiri dari Rektor Unpad Ganjar Kurnia, Rektor UPI Sunaryo Kartadinata, Rektor Unpar Robertus Wahyudi Triwekto, Rektor IPB Herry Suhardiyanto dan Rektor STAIN Cirebon Abdullah Ali.

TRIBUNNEWS.COM,BANDUNG--Ibarat mesin diesel, debat calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub) Jabar baru terasa memanas justru di debat terakhir yang digelar di Bandung Convention Center (BCC), Kota Bandung, Rabu (20/2) malam. Pada debat ketiga versi KPU Jabar ini para kandidat saling menyerang.

Sesi paling panas terjadi saat Cawagub dari PDIP Teten Masduki bertanya kepada Cagub Ahmad Heryawan (Aher). Teten menuding Ahmad Heryawan bermain dalam pengisian posisi direksi di Bank Jabar Banten. Tudingan ini langsung disangkal Heryawan.

Menurut Heryawan, ia sama sekali tidak ikut-ikutan urusan tersebut. Heryawan bahkan menyebutkan pengisian direksi justru atas rekomendasi Rheinald Khasali, pakar ekonomi Universitas Indonesia (UI) yang secara kebetulan menjadi panelis dalam debat tersebut.
"Anda (Teten) dapat informasi yang salah. Saya tidak ikut-ikutan urusan (pengisian direksi) itu," kata Aher.

Ketika jeda siaran pun, Aher bahkan harus mendatangi Teten untuk menjelaskan persoalan tersebut. Keduanya kemudian terlihat bersalaman.

Selain antara Teten dan Aher, debat panas juga terjadi antara pasangan Heryawan-Deddy Mizwar dengan Dede Yusuf-Lex Laksamana. Mizwar bahkan harus bertanya kepada Dede-Lex tentang budaya apa yang akan dikembangkan pasangan ini jika jadi pemimpin Jabar.

"Anda ini bisanya menyalahkan saja, curiga saja, budaya macam apa yang akan anda kembangkan," kata Mizwar.

Dede pun menjawab bahwa konsep yang akan dikembangkan pasangan ini adalah babarengan atau artinya bersama-sama membangun Jawa Barat.

Halaman12
Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas