• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribunnews.com

746 Tatung Siap Beraksi di Singkawang

Sabtu, 23 Februari 2013 00:10 WIB
746 Tatung Siap Beraksi di Singkawang
Tribun Pontianak/Steven Greatness
Perayaan cap go meh di Singkawang Kalbar

TRIBUNNEWS.COM,SINGKAWANG-- Sebanyak 746 tatung akan turun ke pusat kota untuk mempertunjukkan kebolehannya dan sekaligus arak-arakan ritual cuci jalan agar masyarakat selalu damai dan harmonis pada hari H Cap Go Meh, Minggu (24/2) besok.

Sekretaris Panitia Pelaksana Festival Cap Go Meh 2013 Kota Singkawang, Bong Cin Nen mengatakan, total keseluruhan tatung yang terdaftar dan turun pada hari Cap Go Meh ada sebanyak 746 peserta.

Adapun kriterianya adalah tatung dengan tandu sebanyak 569 peserta, tatung tanpa tandu 92 peserta, tandu tanpa tatung (miniatur) 46 unit, jelangkung dengan tandu sebanyak 8, jelangkung 19 peserta, barongsai 5 ekor, ikan sebanyak 1 ekor, naga 5 ekor, dan merak 1 ekor.

"Tahun tahun ini ada sebanyak 746 peserta, jumlah ini tidak jauh beda dengan tahun lalu yang juga berjumlah 700-an peserta. Persiapan kita sudah siap semua, tinggal pelaksanaannya pada hari H," ujarnya kepada Tribun di sekretariat Panitia Cap Go Meh 2013.

Sementara peserta tatung yang bergabung pada Cap Go Meh nanti berasal dari berbagai daerah seperti dari Pontianak, Pemangkat, Sambas, Samalantan, Bengkayang, Sei Duri, dan Jakarta serta daerah lainnya.

Festival Cap Go Meh yang dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Menko Kesra, Agung Laksono didamping menteri lainnya dan Gubernur, Wakil Gubernur Kalbar beserta duta besar dari 19 negara dan wali kota/wakil wali kota Singkawang tidak lagi melewati Jl Diponegoro seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Cin Nen, perubahan rute terpaksa dilakukan karena terkait dengan panggung kehormatan yang selama ini berukuran 2x6 meter di depan eks bioskop Kota Indah tidak memadai lagi.

"Rute pawai tatung diubah karena panggung kehormatan di Kota Indah tidak dapat muat tamu agung kita. Sebab itu rute diubah ke Jl GM Situt dengan harapan panggung kehotmatan dapat menampung lebih banyak tamu, apalagi tahun ini banyak tamu dari luar," jelas Cin Nen.

Karena itu, tidak ada sebab lain dan hanya untuk kenyamanan tamu VVIP dan VIP seperti menteri dan duta besar dari berbagai negara. Menteri yang dijadawalkan hadir di antaranya Menko Kesra, Menteri Pariwisata dan industri kreatif, menteri pemberdayaan perempuan, menteri PDT.

Sementara duta besar yang hadir di antaranya dari Afganistan, Brunei Darussalam, Cambodia, Laos, Myanmar, Poland, Seychelles, Sri Lanka, Thailand, Zimbabwe, Unesco, Deplu RI, Somalia, Kuba, Polandia, Spanyol, Kenya, Iran, dan RRC.

Cin Nen juga menjelaskan, dalam perkembangannya rute Cap Go Meh kembali mengalami perubahan lagi terhitung tanggal 24 Februari 2013 yaitu yang semula melewati Jl Stasiun ditiadakan dan mengambil jalur bujur JL GM Situt.

"Perubahan rute dari rencana semula karena di Jl Stasiun atau terminal terdapat dua buah gereja, dan acara Cap Go Meh bertepatan hari Minggu di mana umat kristiani melakukan misa atau kebaktian sehingga dipilih tidak lewat terminal. Perubahan ini sebagai bentuk saling toleransi sesama umat beragama," katanya.

Editor: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1474081 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas