Minggu, 1 Maret 2015
Tribunnews.com

Lapor Penipuan, Oknum PNS Malah Terancam Diselidiki

Senin, 25 Februari 2013 15:34 WIB

Lapor Penipuan, Oknum PNS Malah Terancam Diselidiki
Ilustrasi penyidikan

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM NUNUKAN,- Niat hati melaporkan Supartina (41), Sw (36) salah seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Nunukan malah terancam diselidiki Polisi.

Sw, yang merupakan warga Jalan Pattimura RT 7, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan ini melaporkan Supartina yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri, lantaran merasa dirugikan dan telah ditipu.

Dalam laporannya kepada Polisi, Sw mengaku laptop yang dikreditnya dari PT Adira melalui warga Jalan Pelabuhan Baru, Gang Kamboja, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan itu, hingga kini tak juga diterimanya. Padahal uang pembayaran sudah beberapa kali diserahkannya melalui Supartina.

Namun dari hasil penyelidikan yang dilakukan Polisi terhadap laporan Sw, ternyata ditemukan fakta lain. Kepala Polres Nunukan Ajun Komisaris Besar Achmad Suyadi melalui Perwira Urusan Sub Bagian Humas Polres Nunukan Inspektur Dua M Karyadi menjelaskan, dari hasil penyelidikan diketahui pada tahun 2011 silam, Sw meminjam identitas Supartina untuk mengkredit laptop melalui PT Adira. Saat itu menurut karyawan PT Adira, laptop telah diantarkan kepada Sw.

“Namun Sw merasa tidak pernah menerima barangnya. Sampai sekarang, keberadaan laptop masih misterius,” ujar Karyadi.

Malahan, saat dikonfirmasi, Sw selaku palapor justru terindikasi mempersulit Polisi. “Mungkin nanti dia bisa dimintai keterangan ununtuk masalah penipuan ini. Jadi sementara masih dikonfirmasi, nanti tidak tertutup kemungkinan untuk Sw yang menjadi pelapor ini bisa dimintai keterangan yah. Karena kelihatannya dia mau cuci tangan saja dari Sp,” ujarnya.

Halaman123
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas