Sabtu, 7 Maret 2015
Tribunnews.com

Excavator Tenggelam Di Sungai, Warga Sangsikan Keseriusan Pemerintah

Selasa, 26 Februari 2013 21:20 WIB

Excavator Tenggelam Di Sungai, Warga Sangsikan Keseriusan Pemerintah
Tribun Kaltim, Doan Pardede
Eskavator amphibi yang sedang di uji coba untuk menyebrangi Daerah Aliran Sungai (DAS) gang Nibung, Sungai Karang Mumus tenggelam

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Doan Pardede

TRIBUNNEWS.COM  SAMARINDA, - Eskavator amphibi yang sedang di uji coba untuk menyebrangi Daerah Aliran Sungai (DAS) gang Nibung, Sungai Karang Mumus tenggelam, Selasa (26/2/2013) pagi.

Kejadian ini menjadi tontonan warga yang melintas di seputaran Jl Pahlawan. Bahkan, badan eskavator terlihat semakin terperosok kedalam sungai dan tertahan di tiang jembatan kayu gang Nibung. Untuk menahan eskavator tidak semakin jauh terperosok dan merobohkan jembatan, sebuah tali diikat sebagai penahan ke badan evkavator dengan tepian sungai. Hingga sore hari, hanya setengah badan eskavator yang terlihat di permukaan air.

Melihat kenyataan ini, Ketua RT 27 Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Mulyono menyangsikan keseriusan pemerintah dalam hal ini pemprov Kaltim dalam menangani proyek pengerukan Sungai Karang Mumus di seputaran gang Nibung.  Pemerintah dianggap tidak punya perencanaan yang baik dengan tidak menguasai kondisi lapangan proyek yang akan dikerjakan.

"Yang punya proyek sudah pernah bicara langsung dengan saya. Tadi katanya mau uji coba dulu menyebrang saja dan menunggu desain dari pemkot," katanya.

Hingga saat ini, belum ada sedikitpun pemberitahuan dari pemerintah terkait pengerjaan proyek ini. Padahal, warga membutuhkan kepastian hitam diatas putih terkait  dampak ketika dan setelah pengerukan dilaksanakan. Apalagi melihat peristiwa ini, warga malah semakin khawatir apakah proyek ini bisa selesai sesuai yang direncanakan.

"Kita minta pemerintah yang serius, kerja jangan tanggung. Ada proyek hanya main - main, belum selesai sudah ditinggal pergi. Pada prinsipnya kita tidak mau menghalangi pekerjaan, tapi sesudah selesai semua dikembalikan seperti semula," katanya.

Halaman12
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas