Gaji Guru di Pelosok Jabar Bisa Rp 9 Juta per Bulan

Selasa, 26 Februari 2013 07:17 WIB

Gaji Guru di Pelosok Jabar Bisa Rp 9 Juta per Bulan
Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas

TRIBUNNEWS.COM, PADALARANG - Dinas Pendidikan Jabar memberikan kesempatan kepada para guru, terutama yang telah berstatus PNS untuk mengajar atau menjadi guru di daerah terpencil (gurdacil) di Jabar. Tak tanggung-tanggung, penghasilan yang dapat dikantongi setiap guru per bulannya dapat mencapai Rp 8 hingga Rp 9 juta.

"Kepada para guru ini Pemprov Jabar akan memberikan tunjangan Rp 1,3 juta per bulan. Selain itu ada juga tunjangan dari pusat sebesar satu kali gaji. Ditambah lagi tunjangan sertifikasi. Dengan begitu, kami jamin penghasilan guru setiap bulannya bisa mencapai Rp 8 hingga Rp 9 juta," ujar Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyudin Zarkasyi saat ditemui usai peresmian gedung SMP Negeri 2 Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (25/2).

Dengan adanya tunjangan yang jumlahnya besar ini, Wahyudin berharap akan makin banyak guru yang bersedia ditugaskan di daerah-daerah terpencil khususnya di wilayah Jabar bagian selatan. Menurut dia, selama ini, kebanyakan guru masih enggan ditempatkan di daerah terpencil.

Sulitnya akses transportasi, jarak tempuh yang jauh, infrastruktur jalan yang rusak, jauhnya jarak ke kota, tidak adanya akses listrik dan lainnya, adalah beberapa faktor yang menyebabkan para guru itu enggan ditempatkan di daerah-daerah terpencil. Namun dengan adanya peningkatan jumlah tunjangan, Wahyudin berharap para guru bersedia mengajar dan ditempatkan di daerah.

Terlebih, menurut Wahyudin, keberadaan guru berkualitas di daerah-daerah terpencil di Jawa Barat sangat diperlukan. Salah satu tujuannya yakni untuk mengejar ketimpangan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan daerah-daerah terpencil.

"Selama ini kan selain banyak yang menolak, banyak juga guru yang sudah bertugas di daerah terpencil pun malah meminta dipindahkan. Makanya mudah-mudahan dengan adanya kenaikan tunjangan yang signifikan ini banyak guru berbondong-bondong mau mengajar di daerah terpencil dan tertinggal," ungkap Wahyudin.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pendidikan Jabar, kata dia, saat ini, total guru yang mengajar di daerah terpencil baru sekitar 3.000 orang gurdacil. Mereka terdiri dari guru PNS maupun guru honorer.

Halaman
12
Editor: Sanusi
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help