• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribunnews.com

Bus Rombongan Paskibra Masuk Jurang di Simalungun, 7 Tewas

Kamis, 28 Februari 2013 23:22 WIB
Bus Rombongan Paskibra Masuk Jurang di Simalungun, 7 Tewas
(Sriwijaya Post/Wawan Seftiawan)
bus masuk jurang

Laporan Wartawan Tribun Medan Akbar

TRIBUNNEWS.COM, SiMALUNGUN - Satu unit mobil bus koperasi Diori BB 7663 EA jatuh ke sungai di daerah Nagori Pondok Bulu Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun sekitar pukul 17.00 WIB.

Bus yang datang dari arah Pematangsiantar menuju balai diklat Pondok Bulu kecamatan Sibaganding kabupaten Simalungun. Sekitar dua kilometer bus koperasi Diori yang ditumpangi 32 siswa dari berbagai sekolah yang tergabung dalam Paskibra bus hilang kendali dan menabrak tembok jembatan dan jatuh ke dalam sungai sekitar 5-10 meter.

Akibatnya 7 orang termasuk supir bus meninggal di tempat kejadian. Ketujuh jasad penumpang bus dilarikan ke RSU Djasamen Saragih untuk dilakukan autopsi dan sekitar 16 orang dilarikan ke RS Vita Insani yang berada di Jalan Merdeka Kota Siantar.

Bus Koperasi Diori ini tergelincir karena rem angkutan yang ditumpangi 32 siswa ini blong. Sementara situasi jalan berliku dan turunan.

"Tempat kejadian bus ini jatuh sekitar 2 kilometer dari jalan lintas,"kata Kanit Laka Polres Simalungun, Iptu Alsem Sinaga, Kamis(28/2/2013).

Diketahui supir bus bernama Humisar Marpaung (48) warga Jalan Tentram Ujung Kelurahan Sukadame Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar.

"Sopir bus dan keenam siswa dari berbagai sekolah meninggal ditempat,"ujarnya.

Sementara itu, katanya, keenam nama siswa tersebut bernama Ananda Annisa Roza siswa SMA Negeri 4 warga Jalan Singa gang Muttakim, Jumaida siswa SMA Negeri 4 Pematangsiantar, Nabila siswa SMA Negeri 4 warga Jalan Karangsari Permai, Gusti Ayu Anggraini siswa SMA Negeri 4, Masnaria Panggabean siswa SMA Negeri 1 Pematangsiantar dan Okri siswa SMA Negeri 1 Pematangsiantar.

"Ketujuh korban ini sudah dilakukan autopsi dan pihak keluarga sudah membawa jenazah korban,"katanya.

Dalam tragedi ini ada sekitar 14 siswa yang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit Vita Insani Siantar.
Keempat belas siswa tersebut:
Wahyuni (warga Jalan TangkiRahel)
Muspita (warga Jalan SKI)
Dia (warga Beringin)
Cindi (warga Ahmad Yani)
Tumira (Warga Manunggal)
Wiwin (Panambean Pane)
Amalia (Pangururan)
Vaira (Jalan Kasuari)
Harmoko (Jalan Makmur)
Davison (Jalan Meranti)
Ela (Jalan Tongkol)
Anis (Rajamin Purba)
Juwita (Saribu Dolok)
Anggi (Jalan Cempaka)

Editor: Willy Widianto
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1497851 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas