• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 27 Agustus 2014
Tribunnews.com

Masalah Tunjangan Profesi, FGS Datangi DPRD Siantar

Senin, 4 Maret 2013 18:46 WIB

Laporan Wartawan Tribun Medan / Akbar

TRIBUNNEWS.COM , SIANTAR - Forum Guru Siantar (FGS) mendatangi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pematangsiantar untuk membicarakan masalah tunjangan profesi guru yang selama ini belum terselesaikan.

Kedatangan FGS yang terdiri dari Ketua FGS Drs Hendri Tampubolon, Sekretaris Esman Napitupulu, Wk Ketua Hasiolan Manurung, Wk Sekretaris Sabar Manalu dan pengurus FGS lainnya mendatangi Kantor DPRD Pematangsiantar untuk membicarakan masalah pembayaran sertifikasi guru dan tunjangan lainnya.

Ketua FGS, Hendri menyatakan kehadiran mereka menjumpai Ketua DPRD Pematangsiantar untuk meminta solusi atas permasalahan terlambatnya pembayaran sertifikasi. "Disinlah kita meminta agar DPRD bisa menjembatani kita untuk menyelesaikan masalah ini agar Pemko Pematangsiantar bisa menyelesaikan masalah yang sudah bermula dari tahun 2010 ini,"katanya setelah selesai melakukan percakapan dengan Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Senin (4/3/2013).

Ia mengaku perjumpaan FGS dengan pimpinan dewan berawal dari pembayaran sertifikasi guru dan tunjangan lainnya yang terlambat dan tunjangan yang dibayarkan kurang dari yang seharusnya dibayarkan kepada seluruh guru yang ada di Kota Siantar.

"Dari situlah sehingga kita berangkat dan menjumpai pimpinan dewan dan bertujuan agar tunjangan ini tidak terlambat sekaligus tunjangan yang belum dibayar bisa langsung dibayarkan kepada seluruh guru yang bermukim di kota ini,"ujarnya.

"Kami juga meminta dengan menggunakan surat ke DPRD agar masalah tunjangan dan kekurangannya mulai tahun 2010 sampai tahun 2012 bisa ditindaklanjuti,"katanya seraya menyatakan karena ini termasuk minggu tenang, makanya ketua dewan tadi meminta agar jangan diadakan rapat dulu dalam minggu tenang ini.

"Jadi yang kita bahas tadi hanya seputaran tunjangan profesi yang belum dibayarkan,"katanya.

Hendri mengaku, pihaknya juga sudah bertemu dengan Komisi II DPRD Pematangsiantar untuk membicarakan hal yang sama. Namun, katanya mereka mau membahas ini usai 7 Maret mendatang.

Jadi, sambung Ketua FGS ini pihaknya meminta kesepakatan dan pernyataan secara tertulis dan pertemuan dengan Pemerintah Kota (Pemko) dan DPRD untuk menindaklanjuti. "Termasuk Sekda, Dispenda dan Dispenjar untuk menindaklanjuti masalah ini,"katanya seraya menyatakan pihaknya akan turun kejalan sekitar bulan April. "Itu kita lakukan supaya tersalurkan aspirasi yang selama ini kita harapkan,"ujarnya.

Baca  juga  :

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1510542 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas