• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribunnews.com

Polisi Ini Diduga Selingkuhi Istri Bawahannya

Selasa, 5 Maret 2013 01:17 WIB
Polisi Ini Diduga Selingkuhi Istri Bawahannya
NET
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Sidang disiplin dan kode etik kepolisian di Mapolda Sulsel, Senin (4/3/2013), menjatuhkan tiga sanksi bagi Kepala Urusan Buser Reserse Kriminal Polres Bulukumba/Plt Kapolsek Bulukumpa Iptu Briston Agus Muntecarlo Napitupulu (30).

Sanksi diberikan, menyusul kasus dugaan perselingkuhan Briston dengan Andi Nurnaina Abrar alias Iin (29), istri bawahannya, Brigadir Kepala (Bripka) Andi Rafiuddin.

Iptu Briston dipenjara maksimal 21 Hari di Rutan Brimob Polda Sulsel, mutasi bersifat demosi, serta penundaan kenaikan pangkat paling lama setahun.

"Sidang dipimpin langsung Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Hendi Handoko," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Endi Sutendi, usai sidang selama dua jam.

Pengumuman hasil sidang berselang sehari, sebelum kerabat Bripka Rafi, dari tiga kecamatan di Bulukumba, Kajang, Herlang, dan Ujung Loe, menggelar aksi protes di Mapolres Bulukumba, Selasa (5/3/2013) hari ini.

Dari Bulukumba, melalui kerabatnya, Iin menganggap kabar perselingkuhannya dengan atasan suaminya, hanya kesalahpahaman belaka.

"Pak Briston sudah kami anggap sebagai keluarga sendiri, baik urusan makan hingga mencuci pakaian. Semua aku kerjakan, karena atas permintaan suami saya sendiri," jelas Iin, melalui kerabat dekatnya, Ratna.

Iptu Briston juga menyebut ini kesalahpahaman.

"Saya sudah punya tunangan. Sebentar lagi menikah, tapi mungkin tertunda karena kasus ini. Semoga kebenaran cepat terungkap," ucapnya.

Iin, ibu dua anak kelahiran 12 Januari 1985, mengaku tertekan. Kini ia tinggal di rumah kerabat, bersama kedua anaknya.

Sejak kejadian pada Rabu (27/2/2013) lalu, Iin kini enggan menemui suaminya. Bripka Rafi, sejak Kamis (28/2/2013) lalu, menenangkan diri di rumah keluarganya di Kajang.

Iin berharap kasusnya bisa cepat selelsai. Kalaupun harus ke pengadilan, ia siap dengan bukti-bukti mengenai perilaku buruk suaminya.

"Sebenarnya yang sakit hati itu saya. Sejak lama saya tahu kalau suami saya juga suka selingkuh. Termasuk, pernah selingkuh dengan kakak saya sendiri. Ini diketahui keluarga, tapi kami tak pernah persoalkan lagi karena berharap Rafiuddin bisa ubah kebiasaan buruknya," tutur Iin kesal.

Meski sakit hati dan marah, sebagai wanita, Iin mempertimbangkan banyak hal, ia tetap mempertahankan rumah tangganya.

"Saya selalu memikirkan masa depan anak-anak, jadi saya tidak pernah melapor," cetusnya. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1511711 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas