• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribunnews.com

10 Ribu Kader NasDem Sulsel Mengundurkan Diri

Kamis, 7 Maret 2013 18:05 WIB
10 Ribu Kader NasDem Sulsel Mengundurkan Diri
naSdem
Logo Partai NaSdem

Laporan Wartawan Tribun Timur, Yasdin

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Sekitar 10 ribu kader Partai NasDem di Sulsel mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) sebagai tanda pengunduran diri dari partai pendatang baru tersebut. Pengunduran massal kader NasDem ini ditengarai karena penonaktifan Ketua DPW NasDem Sulsel, Sanusi Ramadhan.

Mereka merupakan kader NasDem yang tersebar di semua wilayah di Sulsel. Selain anggota biasa, sedikitnya 500 pengurus di struktur pengurus Partai NasDem mulai dari DPW hingga DPD juga ikut mengundurkan diri dari partai yang pada pemilu 2014 bernomor urut satu ini. Mereka dikabarkan ikut hengkang ke Partai Hanura.

"Kalau pengurus untuk sementara 500-an orang dan masih akan menyusul di beberapa daerah. Tapi kalau anggota yang ber-KTA yang sudah menyerahkan KTA untuk mundur itu mencapai 10 ribuan," kata Sanusi Ramadhan kepada Tribun Timur (Tribunnews Network), Kamis (7/3/2013).

Mereka yang mengundurkan diri merupakan gerbong Sanusi Ramadhan selama berada di Partai NasDem. Sanusi membenarkan, jika kepindahannya ke Partai Hanura ikut berpengaruh terhadap eksistensi gerbongnya di Partai NasDem.

"Benar, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk secara resmi bersama seluruh gerbong eks NasDem," ujar Sanusi.

Menurut Sanusi, perpindahan massal kader NasDem ke Hanura tinggal menghitung hari. Perpindahan tersebut masih terkendala persoalan administrasi yang berlaku di Partai Hanura.

"Hanya soal nentuin waktu untuk ramai-ramai mendaftar eks NasDem," ungkapnya.

Sanusi mendambahkan, perpindahan massal ini sebenarnya belum seberapa jika dibandingakan dengan kuantitas kader NasDem yang merupakan gerbongnya selama memimpin NasDem Sulsel.

"Belum banyak itu kan baru 10 ribuan, ini sementara bergerak di tingkat bawah," ujar Sanusi.

Bergeraknya gerbong Sanusi ke Hanura merupakan bentuk perlawanan terhadap keputusan NasDem dibawah kendali Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh. Penonaktifan Sanusi ditengarai karena pembangkangan terhadap Surya cs pada rakernas NasDem beberapa waktu lalu.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1525692 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas