• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribunnews.com

Siswa Luar Negeri Daftar SNMPTN ITS

Jumat, 8 Maret 2013 16:44 WIB
Siswa Luar Negeri Daftar SNMPTN ITS
/Hanif Burhani
SNMPTN 2011. Sejumlah peserta mengikuti tes Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur ujian tulis di Universitas Jambi (Unja), Jambi, Selasa (31/5/2011). SNMPTN diikuti 540.928 peserta yang akan berjuang kursi di 60 perguruan tinggi negeri. TRIBUN JAMBI/Hanif Burhani

Laporan darim Musahadah wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi yang memilih ITS tidak hanya siswa dalam negeri. Ada tiga siswa luar negeri yang memilih ITS sebagai PTN pertama. Ketiganya berasal dari Arab Saudi.

Ketua Humas SNMPTN ITS Ismaini Zain mengatakan, ketiga pendaftar dari Arab Saudi ini warga negara Indonesia yang tinggal di sana.

"Mereka mengikuti orang tuanya yang tinggal di Arab, tapi berkeinginan kuliah di ITS, jadi daftar lewat SNMPTN ini,"katanya.

Pendaftaran dari luar negeri ini tidak berbeda dengan siswa dalam negeri lainnya.

Mereka harus mengupload data sekolah dan nilai raport serta melampirkan data prestasinya. Dan pihak sekolah juga harus merekomendasinya.

"Proses seleksinya juga sama,"katanya.

Untuk bisa masuk ke ITS ketiga siswa luar negeri ini harus bersaing dengan 24.561 pendaftar lainnya.

Jumlah ini belum diuraikan sesuai dengan pilihan pertama dan pilihan keduanya.

Jika ditotal pendaftar yang memilih ITS sebagai pilihan pertama dan kedua ada 45.181 pendaftar.

Sementara kuota kursi yang disediakan hanyta 1.736.
Itu berarti tiap pendaftar akan bersaing dengan 26 pendaftar lain.

Jumlah ini melonjak tajam dibandingkan SNMPTN tahun lalu yang hanya ada 10.466 pendaftar yang memilih ITS sebagai PTN pertama dan kedua dengan daya tampung 700 mahasiswa.

Ketua Humas SNMPTN ITS Ismaini Zain mengakui, tahun ini persaingannya memang lebih ketat dibandingkan tahun lalu karena tidak ada pembatasan sekolah dan siswa.

"Jumlah ini masih memungkinkan bertambah karena penutupan baru nanti malam pukul 24.00 WIb. Tapi kemungkinan lonjakannya tidak siginifikan,"katanya

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1529642 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas