• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 23 September 2014
Tribunnews.com

Berantas Buta Huruf, Dinas Pendidikan Sleman Ajak Warga Buat Kue

Senin, 18 Maret 2013 03:24 WIB
Berantas Buta Huruf, Dinas Pendidikan Sleman Ajak Warga Buat Kue
kompasiana
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Sebesar 5,45 persen warga dari total 1.120.417 jumlah penduduk di Sleman masih belum bisa membaca, dan rata-rata berusia lanjut (Manula).

Guna mengentaskan jumlah buta aksara, Dinas Pendidikan Sleman melakukan program Keaksaraan Fungsional (KF) pada 2013 ini dengan cara cukup unik. Warga diajak membuat kue dengan diselipi pelajaran menulis dan berhitung.

Kepala Bidang Pemberdayaan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Sleman, Bambang Edy Baskara mengatakan, program KF itu merupakan modifikasi dari program tahun-tahun sebelumnya.

"Program ini akan lebih menarik dan keberhasilanya lebih besar, karena materi yang diberikan dikemas dalam program ketrampilan yang lebih menarik," terang Bambang Edy Baskara, Minggu (17/3/2013).

Ia menjelaskan nantinya para warga yang masih buta aksara akan diundang ke rumah kepala Dukuh untuk membuat kue tentunya akan banyak yang datang, setelah itu dalam proses pembuatan kue itu akan di sisipi pelajaran membaca, menulis dan berhitung.

"Kebanyakan warga yang masih buta aksara berada di daerah-daerah pelosok. Memang susah mengajari yang sudah manula karenanya harus ada teknik khusus agar mereka bisa tertarik dan pelajaran yang diberikan bisa cepat diterima," katanya.

Sementara itu Camat Prambanan, Abu Bakar menjelaskan, diwilayahnya memang masih ada warga yang buta huruf, namun data pastinya belum ada. "Memang masih ada, namun jumlahnya belum pasti. Beberapa dari mereka juga sudah mendapat pelatihan membaca dan menulis di Desa Gayamharjo," ujarnya.

Editor: Willy Widianto
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1564941 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas