• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

Calo Calon Tenaga Kerja untuk Kapal Pesiar Diringkus

Senin, 18 Maret 2013 08:30 WIB
Calo Calon Tenaga Kerja untuk Kapal Pesiar Diringkus
Tribun Medan
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Satreskrim Polresta Yogyakarta akhirnya menangkap Doddy Trisman, terlapor dalam kasus penipuan calo tenaga kerja kapal pesiar. Ia dijemput pada Jumat (15/3/2013) di sebuah apartemen mewah daerah Tanjung Duren, Jakarta Barat dan tiba di Yogyakarta satu hari kemudian.

Tindakan tersebut dilakukan lantaran terlapor tidak kooperatif dan dinyatakan melarikan diri, sementara kasusnya sudah dinyatakan P21.

"Kasusnya sudah P21 dan akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri," jelas Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Dodo Hendro Kusumo kepada Tribun Jogja (Tribunnews.com Network), Minggu (17/3/2013).

Dodo menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka yakni dengan cara membuka lembaga pendidikan dan menjanjikan kepada para korbannya untuk dapat bekerja di kapal pesiar. Para korban dijanjikan akan diberangkatkan untuk bekerja di Holland American Lines. Namun berdasarkan keterangan pelapor, janji pekerjaan itu pun tak kunjung direalisasikan.

Kasus tersebut, sebenarnya sudah terjadi sejak satu tahun lalu. Tepatnya ketika pelapor atas nama Dra Natalina Primawati, Direktur LPK Indocrew Natalina Primawati melaporkan tindak pindana penipuan kepada Polresta Yogyakarta.

Berdasarkan laporan itu, terlapor atas nama Doddy Trisman dianggap telah melakukan tindak pidana penipuan terhadap pelapor dengan nilai hingga mencapai Rp 203.100.000 pada tahun 2011.

Di Yogyakarta, ada 22 orang yang terjerat iming-iming tersangka di tahun 2011 silam. Mereka rata-rata diminta uang antara Rp 9 juta hingga 15 juta. Ke-22 korban ini merupakan murid di LPK Indocrew yang berada di Bumijo Tengah, Jetis. Mereka dijanjikan bakal diterima sebagai kru kapal pesiar di Holland American Lines.

Penangkapan Doddy ini termasuk cukup lama terutama jika dilihat sejak kasus tersebut dilaporkan. Bahkan penangkapan baru terlaksana setelah ada pergantian Kasatreskrim sebanyak tiga kali.

Natalina sendiri, sempat mengaku kesal lantaran proses penuntasan kasus yang dianggap sangat lamban. Ia juga sempat melayangkan surat kepada Kapolresta Yogyakarta, Kapolda DIY dan tembusan kepada Kapolri untuk mendesak penuntasan kasus tersebut. Meski begitu, kini dia mengaku lega setelah polisi bertindak cepat dengan menangkap Doddy.

"Kita harapkan dengan tertangkapnya Dody, supaya masyarakat jangan sampai menjadi korban calo-calo kapal pesiar," paparnya.

Wajar saja, berdasarkan pengamatannya, dimungkinkan kasus penipuan tak hanya terjadi di Yogyakarta, namun juga bisa terjadi di berbagai daerah lainnya semisal di Jakarta, Bandung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. (mon)

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jogja
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas