• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribunnews.com

Bandar Narkoba, Pemain Bola Tanjung Balai Diciduk BNN

Jumat, 22 Maret 2013 17:17 WIB
Bandar Narkoba, Pemain Bola Tanjung Balai Diciduk BNN
Warta Kota/Adhy Kelana
Petugas memperelihatkan barang bukti pil ekstasi saat rilis pengungkapan jaringan ekstasi internasional di halaman Gedung Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (15/3/2013). Tim Gabungan yang terdiri dari Tim Satgas Ditnarkoba Bareskrim Polri, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Sat Brimob Polri, BNN dan Ditjen Bea dan Cukai berhasil mengungkap, penyelundupan narkotika jenis ekstasi berasal dari Belanda dengan modus ekstasi dimasukkan ke dalam kompresor dan menangkap sembilan orang tersangka dengan barang bukti sebanyak 400 ribu butir ekstasi berbagai jenis, dua buah mobil boks, empat buah kompresor dan sembilan buah telepon seluler. (Warta Kota/Adhy Kelana)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mohammad Arif alias Jhon, pesepakbola yang tergabung dalam Persatuan Sepakbola Tanjungbalai dan Sekitarnya (PSTS), Medan, diringkus petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) saat kedapatan mengedarkan narkotika jenis Metkatinone di kawasan Medan, Sumatera Utara pada 5 Maret 2013 lalu.

John berhasil ditangkap petugas BNN saat meringkus pengedar narkoba bernama Agustinus Pangaribuan alias Menet, seorang mahasiswa jurusan hukum di salah satu perguruan tinggi di Medan, yang kedapatan menyimpan sabu 10 gram di sebuah rumah kontrakan di kawasan Medan.

Kepala Bagian Humas BNN Sumirat Dwiyanto menuturkan, pada saat bersamaan, John datang ke rumah kontrakan tersebut untuk bertemu dengan Menet. Tak lama kemudian, petugas BNN langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan dua orang tersangka.

Setelah digeledah, petugas menemukan barang bukti sabu seberat 12.052,48 gram milik Menet. Sementara itu, John yang merupakan pesepakbola asal Medan itu diketahui mengedarkan Metkatinone dengan barang bukti seberat 28 gram.

"Dari penangkapan itu, petugas kembali melakukan pengembangan yang selanjutnya ditangkap dua tersangka lain di lokasi berbeda," kata Sumirat disela acara pemusnahan barang bukti narkoba di Halaman Parkir BNN, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Jumat (22/3/2013).

Menurut Sumirat, dua tersangka tersebut diketahui bernama Sumardi dan Syahrial dengan barang bukti 0,4 gram heroin dan 16.397 butir ekstasi. Atas perbuatannya, tersangka dikenai pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam hukuman 6-20 tahun penjara atau maksimal seumur hidup.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1582821 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas