• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribunnews.com

2000 Prajurit Marinir Terlibat Latgab TNI 2013

Rabu, 27 Maret 2013 13:55 WIB
2000 Prajurit Marinir Terlibat Latgab TNI 2013
Tribun Manado/Rizky Adriansyah
Sejumlah anggota Tim Rawa Laut Sungai Pantai (Ralasuntai) Ekspedisi NKRI Sulawesi menyisir pantai di Minahasa untuk pendataan, Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (13/3/2013). Tim gabungan dari Taifib Marinir, Gultor Kopassus, Tontaipur Infanteri, dan Paskhas ini akan mencari titik referensi untuk penyelidikan administrasi di seluruh pantai se-Sulawesi sepanjang 15.909 km menggunakan kapal khusus, Sea Rider. (Tribun Manado/Rizky Adriansyah).

Laporan Wartawan Surya, Izi Hartono

TRIBUNNEWS.COM,SITUBONDO- Sebanyak 2000 lebih prajurit Marinir dilibatkan dalam latihan parsial tingkat III ( Latopsfib) di Pantai Banongan, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Rabu ( 27/3/2013).

Latihan tempur yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB, dipantau langsung Pangarngatim Laksanama Muda TNI Agung Pramono.

Dalam latihan kali ini, unsur unsur dari berbagai satuan di jajaran koarmatim dan Batalyon  Tim Pendaratan Marinis (BPT) yang tergabung dalam komando tugas gabungan Amfibi (Kogasgabfib) melakukan pendaratan di pantai Banongan.

Latohan gabungan  koarmatim melibatkan 14 unsur dari berbagai satuan, diantaranya satuan kapal amfibi, satuan kapal cepat, satuan kapal penyapu ranjau  dan satuan kapal bantu.

Termasuk satu tim komando pasukan katak dari Satkopaska koarmatim dan 2 unsur dari koarmabar.

Untuk mempersiapkan latgab TNI , Korps mariner TNI AL juga melibatkan 200 prajurit termasuk material tempur yang dimiliki.

Peralatan perang yang dikutkan sertakan itu, yaitu 15 unit BMP-3F, 25 unit BTR-50, 4 unit LNT-7, 6 unit KAPA, 2 unit BVP-2 dan 4 unit Howitzer 105 mm serta 2 unit RM 70 Grad.

Selian itu, 16 unit perahu karet, KRI Makasar-590, KRI Teluk Gilimanuk-531 dan KRI Teluk Sabang -544 serta didukung 3 helikopter dan 1 helikopter jenis Bocow dari Pispenerbal Juanda.

Sebelum melakukan pedaratan, unsur unsur membentuk formasi untuk menerobos alur medan ranjau dengan dituntun KRI Pulau Rengat -711, KRI Pulau Rupat -712 dari satuan kapal penyapu ranjau  dan KRI Sultan Hasanuddin – 366 dari satuan eskorta Koarmatim.

Setelah berhasil memallaui medan ranjau, pasukan terus bergerak menuju lokasi sasaran yang dikuasi musuh.

Kadispen Koarmatim Letkol Laut Yayan Sigiana menyatakan latihan kali ini untuk melakukan evaluasi kemampuan tempur yang dimiliki para prajurit, termasuk alusista yang ada.

“Kita tahu pada bulan Mei ini, akan digelar Latgab TNI dan ini termasuk latihan parsial,” ujar Letkol Yayan Sugiana.

Usai memantau pendaratan panser amfibi dan peluncuran rudal dari Pantai Banongan,  Pangarngatim Laksanama Muda TNI Agung Pramono.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1600981 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas