Kamis, 30 Juli 2015
Tribunnews.com

Dilarang Membawa Pensil ke Dukun

Jumat, 29 Maret 2013 14:08 WIB

Dilarang Membawa Pensil ke Dukun
SERAMBI Banda Aceh/BUDI FATRIA
Murid MTsN 1 Model Banda Aceh membaca yasin bersama saat menunggu pengumuman Ujian Nasional (UN) di sekolah mereka, Sabtu (2/6). Sebanyak 82.106 siswa atau sekitar 99,39 persen dinyatakan lulus UN tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Aceh sisanya, 509 siswa lagi atau 0,61 persen tidak lulus dari jumlah total peserta 82.615 orang. (SERAMBI/BUDI FATRIA)

TRIBUNJATIM.COM,SURABAYA - Banyaknya ritual-ritual aneh menjelang ujian nasional (unas) seperti membawa pensil ke dukun atau orang pintar untuk didoakan mendapat perhatian serius kanwil kementerian agama Jatim.

Kepala Kanwil Kemenag Jatim Sudjak mengimbau siswa atau wali murid tidak berlebihan menyikapi unas.

"Jangan terlalu seperti itu (membawa pensil ke orang pintar), berlebihan itu namanya,"kata Sudjak saat dikonfirmasi, Jumat (29/3/2013).

Diakuinya, menjelang unas memang dibutuhkan persiapan lahir batin.

Lahir artinya, persiapan pemahaman pelajaran yang akan diunaskan. Itu bisa dilakukan dengan menggelar try out-try out soal.

Sementara persiapan batin artinya menyiapkan mental siswa agar percaya diri saat mengerjakan soal. Dan cara yang ampuh adalah dengan istigotsah.

"Kita harus percaya bahwa semua yang menentukan maha kuasa. Tuhan tidak bisa mengubah suatu kaum kalau kaum tidak mengubah. Dan itu dilakukan dengan usaha dan doa seperti istigotsah, tidak perlu membawa ke pensil ke mana-mana,"katanya.

Halaman123
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas