• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribunnews.com

Antrian di SPBU Disebabkan Berkurangnya Jatah Solar Subsidi

Rabu, 3 April 2013 16:22 WIB
Antrian di SPBU Disebabkan Berkurangnya Jatah Solar Subsidi
Tribun Jogja/Yudha Kristiawan
Papan pengumuman bertuliskan mohon maaf solar bersubsidi hari ini habis, dipasang di SPBU Jejeran, Selasa (2/4/2013).

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

TRIBUNNEWS.COM , YOGYA - Adanya antrian panjang yang terjadi di beberapa SPBU di DIY, menurut Marketing Branch Manager Pertamina DIY dan Surakarta, Nur Muhammad Zain ini dikarenakan terjadinya kekosongan solar bersubsidi di sejumlah SPBU. "Ini juga disebabkan oleh model kiriman yang disesuaikan dengan kuota yang ditetapkan oleh pemerintah," katanya pada Rabu (3/4/2013).

Ia menjelaskan, saat ini kuota yang ada hanya sekitar 46 juta Kilo Liter (KL) untuk 2013. Jika pasokan sesuai kebutuhan, kuota ini tidak akan sampai akhir tahun karena diprediksikan konsumsi solar non subsidi tinggi mencapai 51 juta KL. "Penyaluran kita sesuaikan dengan kuota. Jika sampai kosong itu terjadi karena ada kendaraan yang mestinya sudah tidak mengkonsumsi solar bersubsidi namun masih saja membelinya," tambahnya.

Dari data Pertamina, kuota solar bersubsidi di Jateng DIY pada 2013 sebesar 1.878.843 KL, yang mencakup 126.166,408 KL untuk DIY dan 1.752.676,6 KL untuk Jateng. Untuk DIY sendiri, kuota Solar bersubsidi untuk Kabupaten Bantul mencapai 28.219,208 KL, adapun Kabupaten Gunungkidul sebesar 16.759,473 KL. Sementara Kabupaten Kulonprogo dijatah 14.520,592 KL, Kabupaten Sleman 46.793,728 KL, dan Kota Yogyakarta sebesar 19.873,407 KL. (*)

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Jogja
0 KOMENTAR
1626241 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas