Sabtu, 28 Maret 2015
Tribunnews.com

Perampok Pegadaian Syariah Yogya Ditangkap di Pelabuhan Merak

Rabu, 3 April 2013 18:59 WIB

Perampok Pegadaian Syariah Yogya Ditangkap di Pelabuhan Merak
Tribunnews
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM YOGYA,- Enam pelaku perampokan kantor unit Pegadaian Syariah di Jl Letjen Soeprapto No 43 Yogyakarta ditangkap di pelabuhan Merak Banten, Selasa (2/4/2013) malam. Penangkapan terhadap para pelaku dikabarkan dilakukan oleh tim Polda Metro.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Mustaqim dikonfirmasi, Rabu (3/4), membenarkan mengenai penangkapan tersebut. Namun, Mustaqim masih enggan menjelaskan secara detail, baik kronologi penangkapan maupun identitas para perampok bersenjata laras pendek tersebut.

"(Baru) mau dicek kepastiannya, tim mau berangkat ke Jakarta. infonya iyaa (ditangkap)," kata Mustaqim, melalui pesan singkat, Rabu (3/4/2013) sore.

Para perampok bersenjata laras pendek itu menyatroni kantor unit Pegadaian Syariah di Jl Letjen Soeprapto No 43 Yogyakarta pada Selasa (2/4/2013) sekitar pukul 10.00. Setidaknya uang Rp 30,9 juta dan perhiasan emas senilai kira-kira Rp 6 miliar, dibawa kabur perampok setelah melumpuhkan satpam dan dua karyawan pegadaian itu.

Selain mengancam satpam dan karyawan, pelaku dikabarkan saat beraksi juga melepaskan tembakan ke arah meja berlapis kaca hingga kaca itu pun pecah. Informasi dihimpun dari Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Mustaqiem dan karyawan pegadaian, perampokan berlangsung saat terjadi pemadaman listrik di wilayah Ngampilan tersebut. Semua perangkat pengamanan termasuk CCTV (Closed Circuit Television) tidak berfungsi.

Mereka datang dan memarkir sepeda motor mereka di sisi selatan, beberapa meter dari lokasi pegadaian. Para perampok itu masuk pegadaian mengenakan helm dan langsung mendorong satpam, Sugeng, dan menodongnya dengan senjata laras pendek.

Pengelola cabang pegadaian, Slamet Riyadi (47), yang berada di balik meja bersekat kaca dalam kantor itu juga ditodong dan dipaksa menunjukkan brankas uang serta perhiasan jaminan milik nasabah. Demikian juga kasirnya, Wiwit Ratnasari diikat oleh perampok saat hendak mengevakuasi diri dengan berlari keluar.

Halaman12
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas