Senin, 24 November 2014
Tribunnews.com

Lion Air Buka Lowongan untuk 3.000 Orang di Batam

Kamis, 4 April 2013 11:31 WIB

Lion Air Buka Lowongan untuk 3.000 Orang di Batam
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Heavy Maintenance Manager Lion Air Ronny Rodzanno (dua kanan) saat melihat perkembangan pembangunan hangar Lion Air yang terletak di Kawasan Bandara Udara Hang Nadim, Batam, Rabu (3/4/2013). Lokasi batam yang strategis serta mudahnya perizinan di Batam membuat lion air memilih batam untuk pembangunan hangar yang pertama kali ada di Indonesia. Lion Air berencana akan menyewa lahan seluar 16 hektar untuk pembangunan engine shop, maintenance shop serta hangar yang mempu menampung sekaligus 17 pesawat lion air. Diperkirakan tahan pertama pembangunan ini akan selesai pada tahun 2013 dan tahap kedua diperkirakan bisa beroperasi penuh pada tahun 2016. (TRIBUN/ARGIANTO DA NUGROHO)

Laporan Wartawan Tribun Batam, Septyan M Rohman

TRIBUNNEWS.COM – Pembangunan hanggar tahap I dan II maskapai penerbangan Lion Air, berdampak positif bagi Batam. Pihak Lion Air saat ini membutuhkan 3.000 tenaga kerja.

Lion Air berjanji akan mengutamakan warga Batam dalam proses rekrutan karyawan. Ronny Rozanno, Heavy Maintenance Manager Lion Air, mengatakan, hanggar tahap I saja, membutuhkan 1.200 orang pekerja.

Kualifikasi pekerja yang dicari terdiri dari mekanik, enginer, serta staf. Saat ini perekrutan mulai dari SMA, STM Penerbangan di seluruh Indonesia. "Sedangkan, pembangunan hanggar tahap II bisa lebih dari 3.000 tenaga kerja. Kami memprioritaskan putra daerah untuk bersama membangun Lion Air," ujarnya, Rabu (3/4/2013).

Dia mengatakan, pembangunan hanggar maskapai ini merupakan tindaklanjut dari pembangunan hanggar tahap I, yang pengerjaannya sudah 60 persen. Hanggar tersebut sudah bisa digunakan di pertengahan tahun 2013 ini.

"Pembangunan hanggar tahap II ini akan kami gunakan untuk engine shop dan component shop dengan investasi keseluruhan mencapai Rp 3 triliun," kata dia.

Pembangunan hanggar tahap II di bandara Hang Nadim, Batam sudah dalam tahap penandatanganan MoU dengan pihak BP Batam, Selasa (2/4/2013) lalu. Nilai investasi untuk sewa lahan mencapai Rp 36 miliar lebih.

Adapun pembangunan hanggar tahap II ini akan dibangun dengan luas mencapai 12 Ha, dengan pembayaran secara mengangsur selama 3 kali cicilan di mana untuk tiga hari pertama usai melaksanakan MoU pada tahun pertama sebesar Rp 12 miliar.

Maskapai yang berdiri sejak tahun 2000 ini telah membangun hanggar di lahan seluas 4 Ha, dengan nilai total investasi mencapai Rp 500 miliar, yang terdiri dari pembangunan gedung, sewa lahan, serta equipment hingga 25 tahun ke depan.

Ronny menjelaskan, untuk perawatan armada pesawat Lion Air, sebelumnya berada di Bandung pada tahun 2004 dengan menyewa Angkatan Udara dalam tempo 5 tahun. Baru kemudian, pindah ke Surabaya yang masih berlangsung sampai sekarang.

"Saat ini total armada yang kami miliki sekitar 750 pesawat yang terbagi ke beberapa maskapai yang tergabung ke dalam Lion Grup. Untuk pembangunan hanggar tahap I ini sekitar bulan Juni sudah dapat dipergunakan," kata dia.

Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Tribun Batam

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas