• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 31 Agustus 2014
Tribunnews.com

Mendagri Sampaikan 13 Poin Klarifikasi Bendera Aceh

Kamis, 4 April 2013 14:50 WIB
Mendagri Sampaikan 13 Poin Klarifikasi Bendera Aceh
SERAMBI Indonesia/BUDI FATRIA
Warga mengibarkan Bendera Aceh saat konvoi keliling Kota Banda Aceh, Senin (1/4/2013). Massa yang datang dari beberapa kabupaten di Aceh tersebut meminta Mendagri dan Presiden RI untuk tidak membatalkan penggunaan Lambang dan Bendera Daerah Aceh. (SERAMBI Indonesia/BUDI FATRIA)

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Ansari Hasyim

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi tiba di Pendapa Gubernur Aceh, Kamis (4/4/2013) sekitar pukul 12.00 WIB. Mendagri datang bersama Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Djohermansyah Johan, Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kemendagri Tarmizi A Karim.

Begitu tiba, rombongan Mendagri langsung disambut Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Ketua DPRA Hasbi Abdullah, Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar dan sejumlah pejabat pemerintahan lainnya, termasuk Kapolda dan Pangdam IM.

Pantauan Serambi (Tribunnews.com Network) saat ini Mendagri bersama jajaran pemerintah Aceh tengah melakukan pertemuan tertutup terkait persoalan Bendera Aceh yang oleh pemerintah pusat dinilai melanggar undang-undang, karena persis sama dengan bendera yang digunakan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Informasi yang diperoleh Mendagri akan menyampaikan 13 poin klarifikasi terhadap bendera Aceh yang juga dianggap telah melanggar PP Nomor 77 tahun 2007 tentang Lambang Daerah.

Sejauh ini belum diketahui apa hasil dan kesepakatan kedua belah pihak dalam pertemuan itu. Sementara sejak pukul 10 pagi tadi seribuan massa berkonvoi dan berorasi di depan gedung DPRA dengan membawa bendera Aceh menggunakan kendaraan bermotor roda dua dan empat.

Saat pertemuan berlangsung massa sudah berkonsentarasi di depan Simpang Kodim 0101 Aceh Besar, atau sekitar 300 meter di pintu jalan menuju pendapa Gubernur.

Massa awalnya hendak menggelar aksinya di depan Pendapa, namun saat ini dihadang TNI bersenjata lengkap. Dalam orasinya massa meminta Mendagri menerima Bendera Aceh sebagaimana yang sudah disahkan dalam Qanun Nomor 3 tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh.

Editor: Dewi Agustina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1630512 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas