• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribunnews.com

Pemprov Sulsel Siap Back Up Palopo

Kamis, 4 April 2013 17:19 WIB
Pemprov Sulsel Siap Back Up Palopo
TRIBUN TIMUR/Sudirman
2 bus operasional, 2 mobil operasional PKK, 1 unit mobil operasional Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), 1 sepeda motor dirusak dan dibakar, di halaman Kantor Wali Kota Palopo, Jl Andi Jemma 88. Sulawesi Selatan. Minggu (31/3/2013). (Tribun Timur/Sudirman)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudhy

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Sulsel, menggelar rapat tertutup di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (4/4/2013).

Rapat tertutup tersebut untuk membahas situasi kekinian Kota Palopo pascapembakaran beberapa aset pemerintah usai pemilukada.

"Ini forum rutin. Ada beberapa hal yang dilaporkan. Salah satunya, aspek keamanan serta masalah-masalah lainnya yang menonjol," kata Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulsel, usai rapat, Kamis (4/4/2013) di rujab gubernur.

Secara umum, kata Syahrul, kondisi keamanan Sulsel cukup kondusif. Hanya ada kejadian yang cukup mengejutkan yakni pembakaran yang terjadi pascapemilukada Palopo.

"Banyak yang kita bicarakan, termasuk meneruskan pengendalian-pengendalian keamanan yang ada di Palopo dan memberi ruang bagi kepolisian untuk melakukan fungsi olah TKP disana serta melakukan tindakan-tindakan penyidikan," ungkapnya.

Mantan Bupati Gowa dua periode ini mengungkapkan, pascainsiden tersebut, Pemerintah Kota Palopo harus diback up oleh pemerintah provinsi agar proses administrasi dan pelayanan publik tidak terganggu.

Menurutnya, banyak aspek yang dikaji sehingga membutuhkan perhatian pemerintah provinsi untuk menangani dan memberi back up Pemerintah Kota Palopo untuk memulihkan seluruh pelayanan administrasi dan masyarakat yang ada disana.

"Laporan terakhir, situasi kondusif dan dalam kendali penuh. Hampir tidak ada masalah, selain kantor itu terbakar. Rakyat sangat memberi responsnya, bahkan semua masyarakat merasa kalau pembakaran itu mencoreng kebersamaan yang ada. Sudah kondusif dan tidak perlu lagi ada penambahan personel. Pemprov siap back up Palopo dalam pemulihan," ujarnya.

Soal bantuan dana dari Pemprov Sulsel, Ketua Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini menyebutkan pasti akan ada, tapi katanya, belum bisa dipastikan saat ini.

Dia menjelaskan, insiden yang terjadi di Kota Palopo dibahas di forum muspida, agar apa yang terjadi disana tidak menjadi preseden buruk. Apalagi, secara umum, baik yang menang ataupun kecewa pada pemilihan itu, tidak menginginkan hal itu terjadi. Termasuk orang-orang yang melihat kejadian tersebut.

"Di sana itu lebih banyak pada kejadian yang insidentil, tiba-tiba. Ada emosi yang terbakar, dan itulah risiko dari pergerakan massa," ujarnya. (Rud)

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1631052 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas