• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Tribunnews.com

Kanit Regident Satlantas Polres OKI Tersandung Narkoba

Jumat, 5 April 2013 20:38 WIB
Kanit Regident Satlantas Polres OKI Tersandung Narkoba
net
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, KAYUAGUNG - Salah satu Perwira Menengah (Pamen) Polres Ogan Komering Ilir (OKI) Iptu Ryan Adhy Pradana yang menjabat sebagai Kanit Regident Sat Lantas Polres OKI, terbukti memakai narkoba. Ia harus mendapat pembinaan rehabilitasi di SPN Betung dan ditempatkan di tempat khusus selama 21 hari.

Hal tersebut sesuai dengan vonis yang dibacakan langsung oleh majelis hakim dalam sidang disiplin yang dipimpin oleh Hakim Ketua Wakpolres OKI Kompol Sony Triyanto, hakim anggota Kompol Naserwen, sekretaris sidang AKP Sumarni dan Penuntut Ipda M Tamba, Jumat (5/4/2013) di aula San Satrisna Mapolres OKI.

Pantauan Sriwijaya Post (Tribunnews.com Network), sidang disiplin berlangsung tertutup selama lebih kurang 30 menit. Dalam berita acara putusan majelis hakim yang dibacakan langsung Wakapolres OKI Kompol Sony Trianto, terdakwa terbukti positif mengonsumsi narkoba berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan Dit Narkoba Polda Sumsel.

Terperiksa Iptu Ryan Adhy Pradana dinyatakan telah melanggar pasal 5 huruf a PP No 2 Tahun 2003 tentang peraturan Disiplin bagi Anggota Polri karena telah melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan dan martabat Polri.

Menurut Kapolres OKI AKBP Agus F didampingi Wakapolres Kompol Sony Trianto, bahwa terperiksa bukan hanya akan ditempatkan di tempat khusus tetapi juga akan mendapat pembinaan sekaligus rehabilitasi di Sekolah Polisi Negara (SPN) Betung.

"Hasil tes urine positif menggunakan narkoba. Yang bersangkutan akan direhabilitasi di SPN Betung," katanya.

Sesuai dengan perintah Kapolda Sumsel bahwa pihaknya tidak akan main-main dengan oknum anggota yang terlibat narkoba maka akan disanksi tegas.

"Dia akan dibina dan direhabilitasi terlebih dahulu, sesuai instruksi kapolda. Jika nanti setelah direhabilitasi masih tidak bisa sembuh maka bisa saja diberhentikan," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun, terperiksa pada Selasa (2/4/2013) sedang tertidur di dalam mobil yang diparkir di halaman Rumah Makan Pagi Sore, Jalan Basuki Rahmad, Palembang. Masyarakat sekitar curiga dengan yang bersangkutan karena sudah tertidur lebih dari 6 jam di dalam mobil.

Masyarakat mengira orang di dalam mobil tersebut sudah meninggal dunia, karena saat berusaha dibangunkan warga, yang bersangkutan tidak kunjung bangun. Kemudian warga melapor ke polisi.

Tak lama kemudian jajaran Polda Sumsel langsung datang ke lokasi, saat didobrak polisi ternyata seorang di dalam mobil tersebut terbangun dan diketahui seorang polisi bernama Iptu Ryan Adhy Pradana bertugas sebagai Kanit Regident Sat Lantas Polres OKI.

Polisi curiga jika yang bersangkutan menggunakan narkoba. Jajaran Dit Narkoba Polda Sumsel langsung melakukan tes Urine terhadap terperiksa. Hasilnya positif bahwa Iptu Ryan telah mengonsumsi Narkoba. Oleh karena Iptu Ryan adalah anggota Polres OKI maka untuk sanksi disiplinnya dilimpahkan Ke Polres OKI.

Baru diproses selama tiga hari setelah tertangkap, terperiksa langsung menjalani persidangan, hal ini tentu tidak biasa dan terlalu cepat. Ternyata proses berkasnya memang dipercepat mengingat yang bersangkutan adalah anak seorang perwira tinggi Polri berpangkat Brigjen.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Sriwijaya Post
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1635291 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas